Dengar Cerita Raffi Ahmad Kerja Tanpa Libur, Siwon: Saya Bersyukur Kenal Dia!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Siwon baru-baru ini main ke rumah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang ada di Green Andara Residence, Jakarta. Kabar kedatangan bintang K-Pop itu pun menghebohkan pecinta Korea di Tanah Air.

Kehadiran Siwon di rumah pasangan selebritis itu pun dibagikan di vlog Rans Entertainment berjudul “Bukan Mimpi, Siwon ke Rumah, Red Carpet & Semuanya Buat Siwon!!” telah diunggah di YouTube pada Kamis 12 Maret 2020 malam.

Tak tanggung-tanggu, kedatangan Siwon disambut secara meriah dan penuh persiapan. Raffi dan Gigi menyediakan berbagai makanan khas Indonesia hingga karper merah yang digelar di depan rumahnaya untuk menyambut Siwon.

Terlihat raut wajah kebahagian Raffi Ahmad beserta keluarga ketika anggota boyband Super Junior itu tiba. Tingkah Raffi yang bersemangat itu lantas membuat Siwon tertawa dan memuji suami Nagita Slavina itu.

“Dia begitu energik,” kata Siwon sambil menunjukkan dua jempol pada Raffi.

Ketika tiba, Siwon pun langsung diajak berkeliling oleh Raffi dan Gigi. Raffi memamerkan kondisi rumah dan kantornya yang dipenuhi keluarga dan pegawainya.

Hingga akhirnya mereka duduk bersama di suatu ruangan khusus. Di sana Raffi mengungkap rasa penasarannya Siwon bisa datang ke rumahnya.

Rupanya, Siwon hanya ingin bertamu sebagai teman. Karena itu, dia sempat terkejut saat melihat sambutan meriah yang sudah disiapkan Raffi Ahmad dan keluarga.

Selain itu, Siwon mengaku senang Raffi aktif menghubunginya melalui Direct Message dan memiliki banyak ide. “Saya waktu syuting diberitahu tentang Raffi, dia bisa syuting seminggu live, jadi saya sangat terkejut dan bersyukur bisa kenal Raffi,” kata Siwon.

Nagita yang ada di situ kemudian spontan mengeluarkan celetukan. “Enggak kebalik?” ucap ibu satu anak itu.

Diketahui sebelumnya, Siwon juga pernah bertemu Raffi dan Nagita di Korea Selatan. Siwon menemani rombongan Raffi dan Gigi yang kala itu sedang berkunjung ke SM Entertaiment dalam rangkaian tour dunia mereka.

https://www.youtube.com/watch?reload=9&v=desrZY8vsu4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ekonom Ajak Mahasiswa Sikapi Isu Ekonomi Secara Objektif

Oleh : Aditia Rahman )*Perkembangan ekonomi nasional selalu menjadi perhatian publik karena berkaitan langsungdengan kehidupan masyarakat. Perubahan harga bahan bakar minyak (BBM), inflasi, investasi, hingga nilai tukar rupiah sering kali memunculkan berbagai respons, terutama di kalangan mahasiswa yang dikenal sebagai kelompok intelektual dan agen perubahan. Namun, di tengah derasnya arus informasi digital, berbagai isu ekonomi tidak jarang dipersepsikansecara emosional dan dipengaruhi narasi yang belum tentu didukung fakta. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membangun tradisi berpikir objektif agar mampu memahami setiapkebijakan ekonomi secara utuh, berdasarkan data, teori, dan kepentingan nasional.Objektivitas menjadi modal penting dalam menjaga kualitas diskursus publik. Mahasiswamemiliki peran strategis sebagai kelompok yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampumenghadirkan analisis yang rasional. Kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakanbagian dari demokrasi yang sehat, tetapi kritik tersebut akan lebih bermakna apabiladisampaikan berdasarkan pemahaman menyeluruh terhadap kondisi ekonomi nasionalmaupun tantangan global yang sedang dihadapi Indonesia.Salah satu isu yang kerap menjadi perhatian masyarakat adalah penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Perubahan harga tersebut sering kali memicu reaksi yang cukup besar, sementaraketika harga mengalami penurunan, respons publik cenderung tidak sebesar saat terjadikenaikan. Kondisi ini menunjukkan pentingnya membangun literasi ekonomi agar masyarakat memahami bahwa perubahan harga komoditas merupakan bagian darimekanisme ekonomi yang dipengaruhi banyak faktor.Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori berpandangan bahwa naik dan turunnya harga komoditasmerupakan sesuatu yang wajar dalam teori ekonomi karena dipengaruhi keseimbangan antarapermintaan dan penawaran. Menurutnya, harga BBM nonsubsidi di Indonesia juga tidakdapat dilepaskan dari perkembangan harga minyak mentah dunia, terlebih produksi minyaknasional belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kondisi geopolitikinternasional yang memengaruhi pasar energi global turut memberikan tekanan terhadapharga minyak sehingga penyesuaian harga menjadi bagian dari mekanisme yang lazimterjadi.Pandangan tersebut memberikan perspektif bahwa kebijakan energi tidak dapat dilihat secarasederhana. Pemerintah harus mempertimbangkan berbagai aspek secara bersamaan, mulaidari keberlanjutan pasokan energi, kesehatan fiskal negara, hingga perlindungan terhadapdaya beli masyarakat. Dalam situasi ekonomi global yang dinamis, menjaga keseimbangantersebut merupakan tantangan yang tidak ringan.Pemerintah selama ini juga menunjukkan komitmennya untuk tetap melindungi masyarakatmelalui kebijakan subsidi energi. BBM bersubsidi tetap dipertahankan agar masyarakat yang berhak memperoleh perlindungan dari gejolak harga internasional. Sementara itu, harga BBM nonsubsidi mengikuti ketentuan yang berlaku dengan tetap mempertimbangkan kondisiekonomi nasional. Kebijakan tersebut mencerminkan upaya pemerintah menjagakeseimbangan antara mekanisme pasar dan tanggung jawab negara dalam memenuhi amanatkonstitusi.Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori juga menilai harga Pertamax dan Pertamax Green saat inimasih belum sepenuhnya mengikuti harga keekonomian. Menurutnya, pemerintah melaluiKementerian Energi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini