Cerita soal Arisan Tumbal Berondong, Ramadhini Akui Tak Bisa Tidur

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sosok Ramadhini mendadak viral di sosial media usai kisahnya viral menceritakan seputar arisan ibu-ibu sosialita. Bukan arisan biasa, melainkan menghadirkan para berondong yang menjadi tumbal mereka.

Cerita itu disampaikan Ramadhini, seorang MC yang mengaku diundang ke acara tersebut. Lewat akuh TikToknya, Ramadhini menjelaskan dirinya dibayar mahal untuk menjadi MC di acara itu.

Kini, usai ceritanya viral di sosial media, Ramadhini kembali membuat pengakuan. Ia berkata sejak mendapat chat menyeramkan itu, dirinya tak bisa tidur dan selalu curhat dengan temannya.

“Dapat chat agak horror aku setiap malem nggak bisa tidur nyenyak aku sharing ke temen deket aku sampai akhirnya ada yg bilang katanya bukan cerita aku ada juga tahun lalu announcer yg sama,” kata Ramadhini, di sebuah acara talkshow, Rabu 14 Juli 2021.

Meski demikian, wanita ini mengaku tak mendapat ancaman usai membeberkan cerita tersebut. Bahkan, akun Instagram yang sempat menawarkan job tersebut kini lenyap setelah ceritanya viral.

Dari pengakuannya itu, Ramadhini pun harus menerima dirinya menjadi sorotan publik. Bahkan, tak sedikit netizen yang menghujatnya karena dianggap mengarang cerita dan menimbulkan kontroversi.

Sebelumnya, Ramadhini bercerita dirinya ditawari menjadi MC di sebuah acara pesta ulang tahun wanita sosialita yang ke 54. Ia pun diimingi biaya yang fantastis, yakni 10 juta Rupiah hanya untuk satu jam memandu acara.

Namun, panitia tersebut menjelaskan rundown acara yang kemudian berbau hal-hal mistis. Yakni mengeksekusi seorang berondong yang darah dan dagingnya akan dikonsumsi para wanita sosialita itu untuk mendapat kecantikan dan kekayaan.

Gimana? Kamu percaya gaes?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Indonesia Tawarkan Upaya Konkret Penanganan Air Dalam WWF ke -10

Rangkaian pertemuan World Water Forum (WWF) ke-10 tahun 2024 di Nusa Dua, Bali menghasilkan diskusi yang konstruktif dalam rangka...
- Advertisement -

Baca berita yang ini