Berumur 54 Tahun, Ini 4 Hal yang Belum Anda Ketahui dari Barbie

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Boneka barbie tentunya sudah menjadi nama mainan yang tidak asing lagi di telinga kita. Barbie merupakan sebuah boneka yang diluncurkan oleh perusahan mainan Mattel pada tahun 1966.

Jika dihitung sampai hari ini, keberadaan boneka yang dibuat Ruth Handler sang penciptanya sudah berusia 54 tahun.

Bertahun-tahun pula melihat perkembangannya, mulai dari dandanan maupun gaya busananya. Namun, apakah anda mengetahui semua tentang boneka yang namanya sudah dikenal di seluruh dunia ini?

  1. Barbie Memiliki Nama Lengkap

Boneka berbentuk orang dewasa yang biasa kita sebut Barbie ini ternyata memiliki nama lengkap. Barbara Millicent Roberts, itulah namanya. Nama lengkap tersebut diambil dari nama anak perempuan sang kreator, Ruth Hendler.

Seperti yang kita ketahui, Barbie memiliki kekasih bernama Ken. Nama Ken tersebut pun juga diambil dari nama anak laki-laki Ruth Hendler yaitu Kenneth.

  1. Terinspirasi dari Boneka Kertas atau BP

Perempuan generasi 90-an pasti tidak asing dengan boneka kertas yang biasa kita sebut BP ini. Boneka dimainkan dengan cara membongkar pasang bajunya ini, ternyata inspirasi dari pembuatan Barbie.

Mulanya, Ruth Hendler melihat anak perempuannya yang lebih suka bermain boneka kertas dibanding boneka biasa. Hal tersebut dikarenakan pada masa itu semua boneka berbentuk bayi, sedangkan boneka berbentuk orang dewasa hanya berupa kertas. Dari situ Dirinya terpikirkan untuk membuat boneka berbentuk orang dewasa dan lahirlah Barbie.

  1. Karier Barbie 

Apakah Anda tahu apa karier pertama dari boneka Barbie? Variasi karier pertama Barbie adalah model fashion remaja. Hingga kini Barbie memiliki 200 varian karier, bahkan terdapat juga Barbie yang berkarier di bidang yang didominasi oleh pria, seperti programing, atlet baseball, dan korps marinir.

Pada Oktober 2019 lalu, perusahaan mainan Mattel merilis varian karier Barbie terbaru, yaitu sebagai hakim dan dihargai 12.97 US dolar atau setara dengan Rp 168.610.

  1. Ragam Barbie 

Jika Barbie dulunya berbentuk orang dewasa dengan fisik yang sempurna, kini di tahun 2020 Mattel merilis Barbie dengan penyakit vitiligo, Baribe dengan warna kulit lebih gelap, Barbie tanpa rambut, serta Ken yang memiliki rambut panjang.

Dilansir dari South China Morning Post, tujuan ditambahnya jenis terbaru ini agar boneka Barbie lebih mencerminkan keragaman masyarakat. Pada 2019 lalu juga Mattel telah merilis Barbie dengan kursi roda dan Barbie yang menggunakan prostesis. (Anis Fairuz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini