Begini Cara Mudah untuk Menerapkan Gaya Hidup Go Green

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jika kamu mendengar kata go green, maka yang terbesit dalam pikiranmu adalah hal-hal yang bisa membantu melestarikan alam. Bahkan, beberapa waktu lalu, pemerintah mulai tegas memberi larangan menggunakan kantong plastik, khususnya di pusat-pusat perbelanjaan seperti supermarket sebagai langkah awal kita menyelamatkan alam.

Nah, untuk menerapkan gaya hidup go green memang tidak mudah. mengingat banyak kebiasaan kita yang sulit dilepas, namun nyatanya bisa merusak alam.

Akan tetapi, ada beberapa hal kecil dan sederhana yang bisa dilakukan sebagai bentuk kontribusi kita untuk mendukung gaya hidup go green loh. Meski terlihat sepele, Kegiatan tersebut bisa kita jadi langkah awal yang baik untuk kelestarian alam kita kedepannya.

  1. Membawa Tas Belanja
Paper bag (pixabay)

Langkah awal yang bisa kita lakukan untuk mendukung gaya hidup go green ialah membawa tas belanja kemana pun kamu pergi. Meski pasar swalayan telah memberhentikan penggunaan kantong plastik untuk para pelanggannya, tetap masih ada beberapa toko yang ‘bandel’ dan masih menyediakannya.

Nah, biar kamu terhindar dari pemakaian kantong plastik, kamu bisa membawa tas belanjaan non plastic kemana pun ya. Selain lebih praktis, hal kecil ini juga bisa menjadi kebiasaan agar kita lebih bijak menggunakan kantong plastik.

2. Matikan Lampu dan Gadget saat Tidur

Kamar dengan lampu mati saat malam hari (pixabay)

Selain baik untuk kesehatan, mematikan lampu juga bisa jadi bentuk kontribusi kamu mendukung gaya hidup go green loh. Kebiasaan mematikan lampu dan barang elektronik lainnya sebelum tidur akan membuatmu menghemat energi.

Selain berdampak baik pada tagihan listrikmu, mematikan barang elektronik sebelum tidur juga baik untuk penghematan terhadap sumber daya energi dan fosil. Dengan demikian, kamu sudah membantu menghemat sumber energi yang tidak dapat diperbaharui.

3. Bawa Botol Minum

Botol minum (pixabay)

Bawa botol minum sendiri saat berpergian juga termasuk hal kecil untuk membantu go green. Dengan demikian, hal ini mampu mengurangi kamu membeli minuman-minuman dalam kemasan yang kebanyakan terbuat dari plastik.

Selain itu, botol minum yang kamu bawa juga bisa kamu pergunakan saat membeli kopi ataupun bobba loh. Jadi, kamu juga bisa mengurangi sampah-sampah plastik dari kemasan minuman favoritmu.

4. Naik Transportasi Umum

Penumpang transportasi umum (pixabay)

Diberlakukannya ganjil genap memang bertujuan untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Akan tetapi, hal ini sekaligus mendukung gaya hidup go green. Langkah tersebut bisa membiasakan kamu menggunakan transportasi umum saat berpergian dan mampu mengurangi polusi dari asap kendaraan. Namun, di era pandemi seperti ini, tetap berlakukan protokol kesehatan saat menggunakan transportasi umum ya.

5. Rajin Membuka Jendela

Membuka jendela (pixabay)

Jangan dikit-dikit menyalakan AC! Kamu tetap bisa mendapatkan ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik kok, meski kamu tak menggunakan AC atau kipas angin. Caranya, coba untuk lebih sering membuka jendela dan ventilasi rumahmu agar udara dari luar masuk ke ruanganmu.

Tentunya, langkah sederhana ini bisa berdampak besar bagi alam loh. Karena kamu akan membiasakan diri untuk berhemat energi dan tidak melulu mengandalkan energi listrik. Jika kamu sudah terbiasa, maka akan mudah untuk kamu konsisten menerapkannya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini