Suci

KPU Uji Publik Rancangan PKPU Tentang Pembentukan Badan Ad Hoc

MATA INDONESIA, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar uji publik terhadap materi muatan Rancangan Peraturan KPU (RPKPU) tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Ad hoc Penyelenggara Pemilihan Umum. Acara digelar di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat pada Rabu...

Alasan KPU Verifikasi via Video Call saat Proses Klarifikasi Data Ganda Anggota Parpol

MATA INDONESIA, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas temuan pelanggaran administrasi terkait dengan penggunaan video call dalam memverifikasi data ganda keanggotaan partai politik (parpol).Ketua Divisi Teknis KPU, Idham Holik membeberkan alasannya melalukan...

Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) DKI Jakarta Periode September 2022

MATA INDONESIA, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta telah merampungkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode bulan September 2022 tingkat Provinsi DKI Jakarta. Dari hasil Rekapitulasi tersebut, dalam bulan September 2022 diperoleh jumlah sebesar 8.001.919 pemilih.Data...

Inilah yang Terjadi Pada Tubuh saat Kamu Berhenti Pakai Celana Dalam

MATA INDONESIA, JAKARTA - Mengenakan celana dalam adalah rutinitas yang hampir seperti bernapas. Melakukan aktivitas tanpa pakaian dalam mungkin terasa sangat aneh.Pada kenyataannya, Kamu mungkin benar-benar mendapatkan lebih banyak manfaat ketika Kamu memutuskan untuk berhenti memakainya. Seperti dilansir dari...

Lagi! Drakor Netflix ‘Squid Game’ Rilis Teaser Menegangkan

MATA INDONESIA, SEOUL - Sebuah trailer untuk drama Korea baru Netflix 'Squid Game' mendapatkan banyak perhatian. Video teaser untuk seri asli baru diunggah di saluran YouTube resmi Netflix.Drama thriller survival gelap K-original terbaru Netflix ini menceritakan sekelompok 456 orang...

Seolhyun AOA Buka Kanal YouTube, Goda Penggemar dengan Teaser Pertama

MATA INDONESIA, SEOUL - Seolhyun AOA membuka saluran YouTube-nya sendiri. Pembukaan ini ia kabarkan melalui akun Instagram pribadinya.Pada 18 Agustus 2021 lalu, Seolhyun memperbarui profil Instagram-nya dengan mengunggah tautan tanpa informasi lain.  Tautan baru di Instagram Seolhyun membuka saluran...

Duh! Cara Unik Kai EXO Potong Mangga Jadi Perbincangan Netizen

MATA INDONESIA, JAKARTA - Kai EXO mengejutkan banyak netizen dengan caranya memotong mangga. Aksinya itu menjadi sorotan netizen di komunitas online.Seperti diketahui, Kai muncul dalam variety show tvN 'Honeymoon Tavern'. Dalam siaran yang tayang pada 16 Agustus 2021, Kai...

Viral! Cewek Ini Dikirimi Rincian Biaya Tagihan Pacaran hingga Rp4,8 Juta

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kisah tentang seseorang yang ditagih seluruh biaya pacaran saat putus memang seringkali viral di media sosial. Baru-baru ini, warganet dihebohkan dengan kisah seorang cewek yang ditagih hingga Rp4,8 juta.Sebuah video di TikTok memperlihatkan aksi seorang...

Han So Hee Pilih Ciuman dengan Song Kang Sebagai Adegan Favorit di ‘Nevertheless’

MATA INDONESIA, SEOUL - Song Kang dan Han So Hee berbagi pemikiran mereka menjelang berakhirnya drama 'Nevertheless'. Keduanya menyebutkan adegan favorit mereka dari drama JTBC tersebut.Tak hanya itu, mereka juga memberikan sedikit spoiler terkait apa yang harus diperhatikan pemirsa...

Jungwoo dan Haechan Buka Akun Instagram dengan Konsep Misterius ‘NCIT’

MATA INDONESIA, SEOUL - Jungwoo dan Haechan NCT telah membukan akun Instagram pribadi mereka. Sekarang, semua NCT 127 punya akun Instagram.Tak lama setelah NCT 127 mulai menggoda comeback September mereka yang sangat dinanti di Instagram, penggemar memperhatikan bahwa akun...

About Me

5301 KIRIMAN
0 KOMENTAR
- Advertisement -spot_img

Latest News

Pelatihan Kopdes Merah Putih Makin Aman, Relevan, dan Menguatkan Aspek Manajerial

Oleh: Citra Kurnia Khudori )*Keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal ataubanyaknya anggota, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya. Sama halnya dengan Koperasi Desa Merah Putih, penguatankapasitas para manajer menjadi faktor penting agar koperasi mampu berkembangsebagai motor penggerak ekonomi desa yang profesional dan berkelanjutan.Karena itu, penyempurnaan konsep pelatihan bagi calon manajer Koperasi DesaMerah Putih merupakan langkah yang patut diapresiasi. Penyesuaian materipelatihan menunjukkan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses pembekalan lebih relevan dengan kebutuhan pengelolaan koperasi sekaligusmampu menjawab berbagai masukan yang berkembang di masyarakat.Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa istilah latihan dasar militer (latsarmil) tidak lagidigunakan dalam program pembekalan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih. Sebagai gantinya, pelatihan difokuskan pada pembekalan bela negara dan peningkatan kompetensi yang mendukung kemampuan kepemimpinan sertapengelolaan organisasi.Menurut Rico, perubahan tersebut merupakan bentuk penyempurnaan konsep agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Program ini sama sekalitidak diarahkan untuk membentuk calon manajer menjadi personel militer, melainkanmembangun karakter disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, dan etos kerja yang dibutuhkan dalam mengelola koperasi.Ia juga menegaskan bahwa materi yang diberikan telah disesuaikan dengankebutuhan dunia manajerial. Pembekalan bela negara diposisikan sebagaipendidikan karakter yang bertujuan memperkuat integritas, kedisiplinan, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta semangat pengabdian kepadamasyarakat.Karakter disiplin dan kepemimpinan yang menjadi bagian dari pembekalan belanegara justru dapat menjadi modal penting dalam menjalankan fungsi-fungsitersebut. Nilai-nilai tersebut bersifat universal dan telah lama diterapkan dalamberbagai program pengembangan kepemimpinan di banyak institusi.Meski demikian, pemerintah juga menunjukkan sikap adaptif dengan melakukanevaluasi terhadap konsep pelatihan. Respons terhadap berbagai masukan publikmenjadi bagian dari proses penyempurnaan agar pelaksanaan program semakinditerima oleh masyarakat luas.Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menjelaskanbahwa durasi pelatihan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih turut disesuaikanmenjadi sekitar satu setengah bulan. Penyesuaian tersebut dilakukan agar materipembekalan lebih efektif, fokus, dan sesuai dengan kebutuhan pengelolaan koperasidi lapangan.Dudung mengungkapkan, pelatihan tetap diarahkan pada peningkatan kapasitaskepemimpinan, kedisiplinan, serta kemampuan manajerial para peserta. Denganwaktu yang lebih efisien, calon manajer diharapkan dapat segera kembali ke daerahmasing-masing untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalammengembangkan koperasi desa.Penyesuaian durasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah lebihmengutamakan kualitas pembelajaran dibandingkan lamanya pelatihan. Yang terpenting bukan seberapa panjang proses pendidikan berlangsung, melainkansejauh mana kompetensi yang dibutuhkan benar-benar dapat dikuasai oleh peserta.Di sisi lain, kebutuhan pengelolaan koperasi modern memang semakin kompleks. Manajer tidak hanya dituntut memahami aspek administrasi, tetapi juga mampumembaca peluang usaha, memanfaatkan teknologi digital, mengelola risiko, sertamembangun jejaring kemitraan dengan berbagai pihak.Karena itu, materi pelatihan yang berorientasi pada penguatan kapasitas organisasimenjadi semakin relevan. Koperasi yang dikelola secara profesional memilikipeluang lebih besar untuk tumbuh sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakatdesa.Komitmen pemerintah untuk menjaga relevansi pelatihan juga tercermin dalampenyempurnaan substansi materi yang diberikan kepada peserta. Berbagai materiyang dinilai tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan calon manajer kemudiandisesuaikan agar fokus pembelajaran tetap berada pada peningkatan kapasitaskepemimpinan dan tata kelola.Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menyampaikan bahwa materi menembaktidak lagi dimasukkan dalam pembekalan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih. Langkah tersebut merupakan bagian dari penyesuaian kurikulum agar pelatihan lebih relevan dengan tujuan pengembangan kompetensi peserta.Kini pembekalan lebih difokuskan pada nilai-nilai bela negara dan pembentukankarakter. Dengan demikian, pelatihan benar-benar diarahkan untuk mendukungkeberhasilan pengelolaan koperasi, bukan untuk memberikan kemampuan yang berada di luar kebutuhan tugas para manajer.Penyempurnaan kurikulum tersebut membuktikan bahwa pemerintah membukaruang evaluasi dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Fleksibilitas semacamini penting agar kebijakan publik dapat terus berkembang mengikuti aspirasimasyarakat tanpa kehilangan tujuan utamanya.Perlu dipahami oleh semua pihak bahwa keberhasilan Koperasi Desa Merah Putihakan sangat ditentukan oleh kualitas para pengelolanya. Investasi pada pengembangan sumber daya manusia merupakan langkah strategis agar koperasimampu menjadi lembaga ekonomi desa yang profesional, transparan, dan berdayasaing.Dengan konsep pelatihan yang semakin aman, relevan, dan berorientasi pada penguatan aspek manajerial, pemerintah memberikan fondasi yang lebih kokoh bagilahirnya para manajer koperasi yang berintegritas. Dengan begitu, Koperasi DesaMerah Putih memiliki peluang lebih besar untuk menjadi motor penggerak ekonomidesa sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.)* Pemerhati isu sosial-ekonomi
- Advertisement -spot_img