Ryan Virgiawan
Cuitan MI
Sosialisasi Fakta Caleg Eks Napi Korupsi, Begini Strategi KPU
MINEWS, JAKARTA - KPU berjanji akan memaksimalkan sosialisasi data caleg mantan narapidana alias napi korupsi kepada masyarakat agar tak salah memilih.Menurut Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, pihaknya akan menyampaikan data-daa caleg eks koruptor tersebut melalui media arus utama, termasuk...
Gaya Hidup
Diet Sih Boleh Saja, Tapi Jangan Lupakan Nutrisi Penting Ini
MINEWS, JAKARTA – Bagi yang sedang menjalani diet, penting mengetahui bahwa prinsip diet bukan hanya sekedar mengurangi asupan karbohidrat dan lemak saja. Lebih dari itu, ada hal lain yang tak kalah pentingnya.Dalam diet, yang terpenting adalah tetap menjaga kecukupan...
Cuitan MI
Optimisme Ridwan Kamil untuk Kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Jabar
MATAINDONESIA, BANDUNG - Kondisi potensi peraihan suara di Jawa Barat (Jabar) semakin baik untuk Paslon 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, menurut Dewan Pengarah Teritorial TKD Jokowi-Ma'ruf Jawa Barat, Ridwan Kamil alias Kang Emil.Menurutnya, saat ini hasil survei mengindikasikan peraihan suara sudah...
News
Salak Gula Pasir, Buah Khas Bali yang Siap Go International
MINEWS, BALI - Kabar baik untuk petani di Indonesia. Buah asli Tanah Air kini semakin diminati di pasar internasional, terutama yang berasal dari Pulau Dewata Bali.Setelah manggis Bali yang mulai memenuhi pasar buah di Cina, kini giliran salah...
Gaya Hidup
Ternyata Kafein Bisa Bantu Tumbuhkan Rambut yang Rontok
MINEWS, JAKARTA – Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar atau menyebut kata ‘kafein’? Ya, kebanyakan orang berpikiran kafein adalah zat pada kopi atau teh yang bermanfaat untuk mencegah kantuk. Tapi, ternyata manfaatnya tak sekedar itu saja.Belakangan ini, kafein mulai...
News
Suruh Sopirnya Rusak Barang Bukti, Jokdri Akhirnya Menyesal
MINEWS, JAKARTA - Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka perusakan barang bukti skandal pengaturan skor akhirnya menyesali perbuatannya.Jokdri mengaku telah salah menyuruh sopirnya mencuri dan merusak barang bukti yang dimaksud. Pengakuan penyesalan itu...
Gaya Hidup
Waduh! Mesin Pengering Tangan Ternyata Bisa Sebarkan Bakteri
MATAINDONESIA, JAKARTA – Anda yang sering makan di restoran, terutama restoran cepat saji tentu akrab dengan mesin pengering tangan bukan?Jangan asal pakai ya. Ternyatam mesin itu juga bisa turut menyebarkan berbagai jenis bakteri yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Bagaimana...
News
Munajat 212 Tinggalkan Jejak Kekerasan pada Wartawan
MINEWS, JAKARTA - Munajat 212 yang sejatinya digelar untuk doa bersama pada Kamis 21 Februari 2019 malam di Monas Jakarta, ternyata menjadi medan kekerasan yang dilakukan sekelompok peserta kepada wartawan yang hadir meliput kegiatan tersebut.Dari informasi yang dihimpun Minews.id,...
News
Imigrasi Malaysia Tahan 17 WNI Pekerja Ilegal Pabrik Plastik
MATA INDONESIA, KUALA LUMPURÂ - Lagi, Warga Negara Indonesia (WNI) ditahan oleh pihak Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) Putrajaya karena dianggap bekerja secara ilegal.Dari 49 orang yang ditahan JIM Putrajaya, 17 di antaranya adalah WNI yang bekerja di pabrik plastik di...
News
Budiman Sujatmiko: Jelang Pilpres, Hoax Makin Masif
MINEWS, JAKARTA - Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Budiman Sujatmiko menyebut, jelang hari H Pilpres 2019 pada 17 April mendatang, penyebaran hoax belakangan ini semakin parah dan masif.Ia menyebut, hoax tersebut kebanyakan menyasar pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf dengan pemberitaan...
About Me
6992 KIRIMAN
3 KOMENTAR
Latest News
Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM
Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan


