Moeldoko: Ancaman Bahar ke Jokowi untuk Politik Praktis

Baca Juga

MINEWS.ID, PANGKAL PINANG – Ancaman terdakwa perkara penganiayaan, Bahar bin Smith, untuk Presiden Jokowi dinilai untuk kepentingan politik praktis.

“Ini bagaimana sich, ada anomali berpikir itu. Perlu diluruskan agar masyarakat tidak seenaknya mengarahkan tudingan kepada Pak Jokowi,” ujar Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Menurut dia ancaman yang dilakukan Bahar kepada Jokowi merupakan sebuah penggiringan opini politik.

Dengan pernyataannya itu seolah-olah semua hal di negeri ini menjadi urusan Presiden.

Moeldoko menegaskan Presiden Jokowi tidak pernah mengintervensi persoalan hukum yang terjadi kepada siapa pun.

Menurut Moeldoko, Bahar salah memahami tata cara penegakan hukum di Indonesia. Konteks yang sama juga pernah dilakukan seorang politisi kepada Jokowi.

Usai mengikuti sidang lanjutan perkara kasus penganiayaan kepada dua remaja di Bogor, Bahar mengeluarkan kata-kata ancaman kepada Jokowi sebagai ekspresi kekesalannya. Dia merasa tidak perlakukan adil.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini