BIN Kepri Target Bisa Vaksinasi 10.000 Pelajar dalam 3 Bulan ke Depan

Baca Juga

MATA INDONESIA, BATAM – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar vaksinasi massal untuk pelajar. Program akan dilakukan secara bertahap dan menyasar 117 ribu pelajar di Batam. Pada tahap awal, ada sekitar 10 ribu pelajar yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 .

Menurut Kabinda Kepri Brigjend Pol. Riza Celvian Gumay, ada sekitar 4.784 pelajar divaksin pada hari ini, 23 Juli 2021. Sementara untuk hari Sabtu akan divaksinasi sekitar enam ribuan pelajar.

Ia juga mengungkapkan saat ini sebagian besar pelajar di Batam sudah divaksin. “Saat ini sudah mencapai 80 persen, dan diharap tiga bulan ke depan target vaksinasi pelajar sudah mencapai 100 persen,” ujarnya pada hari Jumat.

Celvian juga menjelaskan bahwa pihaknya akan terus membantu pemerintah melokalisir beberapa daerah di Kepri, yang diketahui masih kesulitan dalam distribusi vaksin . “Untuk itu, kami akan melakukan vaksinasi dengan sistem door to door,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa BINDA Kepri akan mendapatkan tambahan stok vaksin dari pemerintah pusat sekitar 5. 000 dosis. Vaksin tersebut akan segera disalurkan ke masyarakat, demi mengejar target minimal 70 persen vaksinasi hingga akhir bulan Juli mendatang.

Asal tahu saja, keberadaan Batam sebagai wilayah perlintasan internasional, tentunya menjadi prioritas pemerintah dalam menggencarkan vaksinasi COVID-19 . Hingga saat ini vaksinasi COVID-19 yang dilakukan di Batam telah mencapai sekitar 28 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini