Istrinya Dihujat Gegara TikTokan, Ustaz Solmed Bahas Hukum Menari

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Istri pendakwah kondang Ustaz Solmed, Aprilia Jasmine belakangan jadi sorotan netizen. Belum lama ini, beredar rekaman April tengah asyik berjoget TikTok bersama rekan-rekannya.

Tak disangka, aksi April tersebut mengundang banyak komentar negatif. Pasalnya, warganet berpikir April merupakan istri seorang pendakwah dan tak sepatutnya berjoget ria di TikTok.

Hujatan tersebut rupanya sampai ke telinga sang Ustaz. Pendakwa bernama lengkap Sholeh Mahmoed itu pun buka suara soal komentar netizen mengenai video istrinya.

“Di sini aja nih ngumpulnya, yang mau baca hukum menari, senam, joget, biar gak ngabisin quota,” tulis Ustaz Solmed di unggahan Instagram.

Tak sampai disitu, Ustaz Solmed juga mengatakan bahwa menari hukumnya boleh dengan catatan. Ia juga menganggap, TikTokan sebagai senam untuk kesehatan badan.

“Intinya apa? Boleeh, dengan catatan ya, mari kita TikTokan. Itung-itung kayak senam SKJ zaman dulu, maaf ya saya merdeka, gak ikut arus aturan deterjen,” katanya.

Sebelumnya, beredar video TikTok milik Aprilia Jasmine tengah berjoget ria bersama teman-temannya. Rekaman tersebut menjadi bulan-bulanan warganet yang merasa sosok seperti April seharusnya tak berjoget TikTok.

“Pak ustaz benahi dulu istri di rumah,” kata akun Lia Lestari.

“Astaghfirullah, istri ustaz aja begini,” tulis akun bundarazqa.

Hmm, gimana menurut kamu gaes?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini