Perdana! Shawn Mendes dan Justin Bieber Rilis Single Duet ‘Monster’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dua solois tampan, Shawn Mendes dan Justin Bieber kini bertemu dalam satu proyek. Mereka terlibat dalam kolaborasi untuk single ‘Monsters’ .

Single tersebut termasuk salah satu lagu Shawn Mendes yang ada di album ‘Wonder’ yang siap ia rilis hari ini, Jumat 20 November 2020 tengah malam waktu setempat. Dilansir dari Aceshowbiz, Jumat 20 November 2020, ini merupakan kolaborasi pertama mereka. Tak heran kedua penggemar penyanyi ini sangat antusias.

Dalam music video (MV) ‘Monsters’, tampak Mendes dan Bieber bernyanyi di sebuah panggung putih dengan pakaian yang sangat santai, yakni hanya menggunakan kaos oblong. Video clip single tersebut disutradarai oleh Colin Tilley dan diproduksi oleh Jack Winter.

Sementara itu, Mendes juga sempat membocorkan alasannya melibatkan Bieber dalam single terbarunya ini. Ia mengatakan bahwa Bieber merupakan sosok yang menginspirasinya sebagai penyanyi, sejak suami Hailey Baldwin itu merilis lagu ‘One Time’.

“Orang ini yang menjadi alasan saya mulai bernyanyi. Saya berusia sembilan tahun ketika ‘One Time’ keluar, dan saya benar-benar masuk ke lagu itu,” kata Mendes kepada Apple Music dilansir dari Aceshowbiz.

Mendes juga merasa nyaman berbincang dengan Bieber. Ia mengaku pernah mengobrol dengan pelantun ‘Changes’ itu di telepon selama satu jam dan membicarakan hal-hal yang intens.

“Dia dan saya kemarin berada di telepon selama satu jam dan melakukan percakapan terdalam,” ucap Mendes.

Terkait single terbarunya ini, Mendes mengungkapkan ‘Monsters’ ini bercerita tentang bagaimana masyarakat menempatkan selebritis di atas dan melihat mereka jatuh. Ia mengaku merasakan hal itu di industri hiburan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini