Soal dan Jawaban Materi Sahabat Pelangi: Untuk Guruku Tersayang 1-3 SD di TVRI 16 September 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program Belajar dari Rumah TVRI hingga kini masih terus berlanjut di masa new normal corona (covid-19).

Berikut soal dan kunci jawaban materi ‘Sahabat Pelangi: Untuk Guruku Tersayang’ di TVRI untuk kelas 1-3 SD pada Rabu, 16 September 2020, dilansir dari Kemdikbud :

1. Mengapa Martha sedih ketika mendengar kabar bahwa Ibu Ajeng akan pindah?
Martha sedih ketika mendengar kabar bahwa Ibu Ajeng akan pindah karena Ibu Ajeng adalah guru kesayangan Martha dan teman-temannya di Sekolah.

2. Coba tuliskan tiga ide lain hadiah yang kreatif dan akan selalu diingat!
Ide lain hadiah yang kreatif dan akan selalu diingat diantaranya adalah;
– Foto kesenangan bersama
– Foto sketsa wajah
– Lukisan tentang kebersamaan
– Baju dengan warna kesukaan
– Boneka atau topi
– Buku kumpulan puisi

3. Tuliskan kata kenangan yang indah sebagai ucapan perpisahan jika ada gurumu yang akan pergi meninggalkan kamu!

Kata kenangan yang indah sebagai ucapan perpisahan contohnya:
1. Selamat jalan guru, bimbingan dan didikanmu bagaikan oasis di padang pasir. Kami tahu banyak ilmu dari tanganmu.

2. Gaya mengajarmu membuat kami ingin tinggal lebih lama. Namun, waktu harus membuat perjumpaan kita berakhir dalam perpisahan. Namamu akan selalu kami kenang, Guru.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini