Menguak Misteri Bangsal Bekas RSCM yang Terkenal Angker, dari Suara Perempuan Tertawa hingga Muncul Potongan Kepala

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Terlepas dari fungsinya sebagai “tempat penyembuhan” bagi mereka yang sakit, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyimpan banyak kisah seram. Dan tampaknya ini sudah menjadi rahasia umum ya gaes.

Sudah banyak cerita yang beredar luas di jagat maya seputar keangkeran rumah sakit satu ini. Yup, rumah sakit yang berdiri sejak tahun 1919 silam ini menyimpan sederet misteri yang bikin bulu kuduk merinding.

Mulai dari penampakan hantu buntung, arwah suster dari tahun 70-an, kamar mayat yang super angker hingga cerita tentang bangsal bekas yang keseramannya legendaris banget. Nah, cerita soal bangsal bekas yang angker ini nih yang cukup sering dialami oleh para pengunjung RSCM.

Tak sedikit netizen jagat maya yang mengalami kejadian horor terkait bangsal tersebut. Bahkan ada sejumlah cerita dari netizen yang sempat viral.

Salah satunya, cerita tentang seorang netizen cowok bernama Rudi (nama samaran). Ia menjadi salah satu saksi keangkeran bangsal bekas RSCM.

Suatu malam, ia tengah menunggui temannya yang dirawat di ruang ICU. Namun karena bosan, ia memutuskan untuk keluar sebentar membeli kopi.

Untuk menuju keluar, ia harus melewati sebuah lorong sepi dan gelap. Nah ketika berjalan di lorong tersebutlah sebuah peristiwa menyeramkan terjadi.

Tiba-tiba Rudi mendengar suara wanita tertawa histeris. Penasaran, Rudi lantas mencoba mendekati salah satu bangsal yang menjadi sumber suara tersebut.

Namun alangkah terkejutnya ia, saat mendapati sosok kepala tanpa badan tengah tertawa ke arahnya. Kisah Rudi ini nyata dan sempat viral di jagat maya gaes.

Mau percaya atau tidak, tergantung keyakinan kalian masing-masing ya gaes! Namun terlepas dari keangkerannya, bagaimanapun RSCM menjadi salah satu “tempat paling berjasa” yang banyak menolong pasien hingga sembuh dari penyakitnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini