Viral! Oknum Petugas Dishub Bandung Aniaya ‘Pak Ogah’

Baca Juga

MINEWS, SOREANG – Kekerasan terhadap ‘Pak Ogah’ diduga dilakukan oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung. Aksi tersebut terekam video dan viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 20 detik tersebut, oknum petugas Dishub terlihat melakukan pemukulan terhadap ‘Pak Ogah’ di depan mini market Soreang, Desa Parung Serab, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Sebelum memukul, oknum petugas Dishub ini muncul dari balik roda pedagang gorengan. Ia langsung mendatangi korban dan tiba-tiba melakukan pemukulan.

Korban pun tampak kaget dan langsung jongkok sambil memegang bagian muka yang terkena pukulan. Usai memukul, oknum petugas Dishub tersebut langsung pergi setelah mengambil helm dari balik roda gorengan.

Warganet pun mengecam tindakan kekerasan yang terjadi dekat dengan kompleks Pemkab Bandung. Video ini telah banyak diunggah di berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan tersebar di grup-grup Whatsapp dengan jumlah penonton dan komentar mencapai ribuan tayangan.

https://youtu.be/-kgEKweLhAc

Sementara Humas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, membenarkan adanya petugas Dishub yang melakukan tindakan kekerasan kepada juru parkir tersebut. “Betul itu anggota kami. Jadi kami langsung melakukan pemanggilan terhdap anggota kami di video tersebut,” ujar Eric di Bandung, Rabu 20 Februari 2019.

Ia menambahkan petugas Dishub Kabupaten Bandung tersebut bernama NN, dan berstatus sebagai PHL (pegawai harian lepas) yang bertugas mengatur lalu lintas di kawasan Simpang Sukarame, Soreang.

Menurut Eric berdasarkan hasil penelusuran, tindakan kekerasan tersebut bermula dari pengamanan jalur saat Millenial Road Safety Festival pada Minggu 17 Februari 2019, dan Pertandingan Persib Bandung pada Senin 18 Februari 2019.

“Jadi itu bukan tukang parkir, tapi pak Ogah. Dia sudah diimbau untuk tidak beraktivitas dua hari tersebut, karena pengendalian akan dilakukan oleh Polres dan Dishub. Tapi mereka masih beraktivitas,” ujarnya.

Eric, kata dia, sempat menegur pak ogah tersebut yang masih melakukan aktivitasnya. Namun karena dihiraukan, terjadilah tindakan pemukulan tersebut.

Meski begitu, pihaknya mengaku menyesalkan kejadian yang dilakukan anggotanya. “Kami tidak mau tinggal diam juga jadi kami langsung memanggil orang yang bersangkutan,” ucapnya.

Saat ini pihaknya juga melakukan pengumpulan informasi di lapangan, pihak-pihak yang terlihat dalam video telah dimintai keterangan, seperti tukang gorengan yang terdapat dalam video.

“Kami akan melakukan kajian secara komprehensif, mengumpulkan keterangan dari semua pihak. Tapi orang yang mendapat perlakuan pemukulan oleh petugas kami belum berhasil kami temui,” ujarnya.

Berita Terbaru

Bupati Sleman Resmikan Gen Z Institut Sleman: Harapan Besar Generasi Z Membangun Sleman Sembada

Sleman, 16 Juli 2024 – Kabupaten Sleman menyaksikan sebuah tonggak penting dalam pemberdayaan generasi muda dan perempuan dengan peluncuran...
- Advertisement -

Baca berita yang ini