Viral Curhat Sedih Istri Ditinggal Suami, ‘Rumah Kita Jadi Kamunya Pulang ke Sang Pencipta’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kisah sedih dari seorang pengguna Twitter bernama Anggrae dengan akun @unyiilz membuat para netizen terenyuh.

Lewat Twitternya, perempuan bernama lengkap Dwiningtyas Anggraeni yang akrab disapa Dwi itu membagikan cerita tentang dirinya dan sang suami yang berhasil menyelesaikan pembangunan rumah.

Pembangunan rumah dimulai sejak tahun 2018, 3 tahun setelah pernikahan Dwi dan suaminya, Agus Wahadyo. Proses pembangunan berjalan cukup lama lantaran mereka menyesuaikan dengan kondisi keuangan.

“Memang nggak terlalu ngoyo. Santai aja ngebanguninnya mengikuti finansial juga, dan desain yang dimau. Semuanya mengikuti keinginan pak bos (suami). Dari desain, pemilihan granit, barang-barang interiornya,” tulis Dwi, dikutip Kamis, 4 Juni 2020.

Namun tak disangka, begitu rumah selesai dibangun, sang suami justru dipanggil Sang Pencipta. “You know what worse? Rumah kita udah jadi, dan bakalan ditempatin setelah lebaran eh kamunya malah pulang ke Sang Pencipta,” kata Dwi.

Sang suami, Agus meninggal akibat penyakit kanker getah bening yang dideritanya. Sepeninggal sang suami, Dwi pun terpaksa menghuni rumah impiannya hanya dengan sang buah hati yang bernama Alexandrea Harumi.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini