Tidak Terima Motor Ditarik Leasing, Wanita Ini Malah Nekat Merusak Motor

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Seorang wanita yang terekam tengah merusak sebuah motor viral di media sosial.

Dari keterangan, wanita itu tengah merusak kendaraan miliknya sendiri yang terparkir lantaran tidak terima kendaraannya tersebut ditarik oleh pihak leasing.

Mengajak sang anak yang masih kecil, wanita itu merusak sepeda motornya dengan berkali-kali memukuli kendaraannya itu menggunakan batu berukuran cukup besar.

Akibat dari aksinya tersebut, nomor plat sepeda motornya pun terlepas dan copot dari tempatnya.

Setelah puas merusak kendaraannya, wanita berambut panjang yang terkuncir itu kemudian pergi meninggalkan parkiran tersebut bersama anak perempuannya.

Video yang diunggah oleh akun @undercover.id pada laman media sosial Instagram itu pun langsung dipenuhi komentar netizen yang justru malah menyayangkan aksi wanita itu.

“Pentingnya belajar PPKN pas sd/smp/sma tentang hak dan kewajiban,” tulis netizen.

“PUNYA HUTANG YA BAYAR JANGAN NGAMOK!!!” timpal netizen.

“Hadeeeuhhh…udah motor diambil leasing, bisa2 si ibu diambil polisi nanti,” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sinergitas Lintas Sektoral Pastikan Keamanan Arus Mudik

Oleh: Dwi Saputri)* Mudik Lebaran selalu menjadi momentum besar yang melibatkan pergerakan jutaanmasyarakat di seluruh Indonesia. Setiap tahun, tantangan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan kepadatan arus transportasi, tetapi juga menyangkut kesiapanin frastruktur, keamanan perjalanan, hingga kelancaran distribusi logistik. Menghadapi dinamika tersebut, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan terusmemperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Upaya kolektif ini menunjukkan bahwa penyelenggaraanmudik Lebaran bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kerja bersama yang menuntut koordinasi, kesiapan, dan komitmen dari seluruh elemen pemerintahan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Berdasarkan hasil survei yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan mengenai pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026, tercatat sebanyak 50,6 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik. Adapun pergerakan pemudik terbesarberasal dari Jawa Barat dengan sekitar 30,97 juta orang. Sementara itu, tujuan pemudikpaling banyak tercatat menuju wilayah Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 38,71 jutaorang. Data tersebut menggambarkan besarnya mobilitas masyarakat yang harusdikelola secara cermat agar arus perjalanan tetap terkendali. Besarnya jumlah pemudik ini tentu menuntut kesiapan sistem transportasi yang lebihmatang dibandingkan hari-hari biasa. Arus kendaraan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini