Malam Sebelum Ashraf Sinclair Meninggal, BCL Sempat Gemetar Nyanyikan Lagu ‘Soulmate’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebelum kepergian Ashraf untuk selamanya BCL sempat gemetar saat menyanyikan lagu Soulmate belahan jiwa.

Bunga memang diketahui menjadi juri ajang pencarian bakat di salah satu stasiun televisi swasta. Malam tadi Bunga ditantang untuk menanyikan lagu ‘Soulmate’ yang dibawakan oleh Kahitna. Ia sempat gemetar sebelum menyanyikan lagu tersebut yang diiringi lantunan piano oleh Youvie Widianto sebagai bintang tamu.

Dengan malu-malu BCL mulai bernyanyi penggalan lagu tersebut dengan penuh penghayatan. Berikut penggalan lirik ‘Soulmate’ yang dinyanyikan BCL.

Ketika engkau datang
Mengapa di saat ku
Tak mungkin menggapaimu

Meskipun telah kau semaikan cinta
Dibalik senyuman indah
Kau jadikan seakan nyata
Seolah kau belahan jiwa

Meskipun tak mungkin lagi
Tuk menjadi pasanganku
Namun ku yakini cinta
Kau kekasih hati

Selepas bernyanyi Bunga mengembangkan senyumnya kepada penonton yang disambut tepuk tangan meriah.

Kemudian Hedi Yunus yang juga hadir tadi malam sebagai bintang tamu sempat meledek Bunga, “Emang udah ngga mungkin? Emang udah ngga mungkin lagi (jadi pasangan) maksudnya?” kata Hedi disambut gelagat tawa para juri lainnya.

Potongan video tersebut pun diunggah pun viral di media sosial. Apalagi netizen menyoroti kalimat “Meskipun tak mungkin lagi tuk menjadi pasanganku.” Tak sedikit netizen yang mengatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi ‘tanda-tanda’ suaminya akan pergi.

Misalnya saja akun @lidia_taning berkomentar demikian. “meski ta’mungkin lagi, tuk jadi pasanganmu. ?. Semoga husnul khotimahakun,” kata dia dalam kolom komentar unggahan @artis.indo_hits.

“Meskipun tak mungkin lagi Tuk menjadi pasanganku,Namun ku yakini cinta..Kau kekasih hati..”??? Alfatihah untuk @ashrafsinclair ?? smga Husnul khotimah Aamiin,” kata @intanj86.

(Anita Rahim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini