Kelewat Ngantuk, Anak Ini Malah Gendong Bangku Sekolah

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Banyak hal yang mungkin terjadi jika anda memaksakan diri untuk tetap berkegiatan ketika sedang mengantuk. Misalnya, pakai baju terbalik, tersandung, menabrak pintu, hingga bisa saja anda salah bawa barang bawaan.

Seperti halnya salah seorang siswa sekolah dasar yang sedang viral di media sosial. Dari rekaman CCTV yang dibagikan oleh akun Twitter @anggashcr, anak tersebut tampak sedang tidur di kelas dengan posisi menengadah ke bawah dan kedua tangannya menjadi bantalan untuk kepalanya.

Sementara itu, terlihat seorang wanita yang sedang membereskan peralatan sekolah anak tersebut untuk dimasukkan ke dalam tasnya. Sampai akhirnya wanita tersebut membangunkan si anak.

Anak tersebut bangkit, lalu kejadian lucu pun terjadi. Bukannya menggendong tas yang telah dirapikan oleh si wanita, anak itu justu menggendong bangku plastik putih yang ada disebelahnya.

Hal ini membuat orang-orang di sekitarnya tertawa terbahak-bahak. Lebih lucunya lagi, perempuan yang diduga sebagai ibunya malah merekam aksi menggelitik bocah tersebut. Padahal bocah tersebut belum tersadar dari kantuknya.

Orang-orang yang menyaksikan ulang video ini pun terdengar tertawa cekikikan. Bahkan netizen pun ikut terhibur dengan aksi bocah itu.

@richardokurnia: Kursinya dibawa pulang.. Santuy

@dev**_________: Nyawanya belum ke kumpul, biasanya klau bangun tidur diam dulu ngumpulin nyawa😂😂

@irman****_16fm: Gua ketawa gegara denger orang ketawa

@rizki_***rohono: Ketawa ibunya bikin nular…😂

@de***wjy: Lah ngapa tasse brubah dadi kursi sih🤣

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini