Dikecam, Ibu Ini Lebih Pentingkan HP daripada Selamatkan Anaknya yang Tenggelam

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kecelakaan pada anak-anak sering terjadi ketika orang tua tidak mengawasi buah hatinya. Mereka masih kecil dan belum mengerti bahaya.

Baru-baru ini video yang menampilkan seorang bocah yang tenggelam viral di media sosial. Anak tersebut tenggelam diduga karena sang ibu dianggap lebih mementingkan untuk berfoto dibandingkan anaknya.

Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @indoviral8 pada Jumat 23 Oktober itu menampilkan aksi penyelamatan bocah tersebut. Bocah itu terlihat gelagapan atau sulit bernafas.

Beruntung, seorang pria menceburkan diri ke dalam aliran air dan menyelamatkan bocah tersebut. Anak tersebut kemudian ditarik oleh wanita yang diduga adalah ibunya.

“Ibunya sibuk foto2 sampe lupa anaknya tercebur mau menangkap ikan untung ada seorang pria berbaju merah tanggap cepat dan heroik,” tulis akun @indoviral8, dikutip Sabtu 24 Oktober 2020.

Tindakan sang Ibu itu kemudian menjadi sorotan. Pasalnya, ibu yang lebih mementingkan handphone itu hanya menarik anaknya dengan satu tangan saja.

https://www.instagram.com/p/CGr2oaqjbXu/

Dari suara yang terdengar dalam video, diketahui bocah laki-laki tersebut hendak menangkap ikan.

Video unggahan @indoviraltersebut mendadak viral. Tak sedikit warganet turut mengomentari si ibu yang nampak tidak fokus dengan anaknya tersebut.

“Masih melindungi hp nya di pegang erat ketimbang anak (yang saya lihat seperti itu)??,” komentar @muk**sar.

“Emaknya masi ga berani nyemplung karena masi pegang hp. Takut rusak,” tulis @arm**104.

“Emak2 norak, kalo anak nya mati juga pasti dibikin story,” kata @wind**y24.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini