Barcelona Dipecundangi Madrid, Koeman Salahkan VAR

Baca Juga

MATA INDONESIA, BARCELONA – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman menegaskan, timnya tak pantas kalah dari Real Madrid. Menurut dia, VAR (Video Asisstant Referee) merusak segalanya.

Bertanding di Camp Nou, Sabtu 24 Oktober 2020, Barcelona kalah dengan skor 1-3. Gol tunggal tuan rumah dicetak Ansu Fati, sementara tiga gol Madrid dicetak Federico Valverde, Sergio Ramos, dan Luka Modric.

Koeman menyoroti keputusan wasit yang memberikan Madrid penalti saat kedudukan imbang 1-1. Wasit meminta bantuan VAR saat terjadi insiden di kotak penalti antara Clement Lenglet dan Ramos. Setelah melihat tayangan ulang di televisi, wasit memutuskan memberikan penalti.

“Kami bermain baik, menciptakan banyak peluang. Di babak kedua, kami juga tampil bagus. Sulit dipahami, kami tak pantas kalah di pertandingan ini,” ujar Koeman, dikutip dari Marca, Minggu 25 Oktober 2020.

“Saya tak paham beberapa keputusan wasit. Keputusan memberikan penalti memengaruhi hasil akhir. Sebelum penalti, kami tampil baik. Penalti sangat berpengaruh. Saya tak memahami VAR. Saya pikir hanya ada VAR ketika menghadapi Barcelona,” katanya.

“Saya sudah bicara dengan Lenglet soal insiden itu. Saya pikir Ramos melakukan pelanggaran lebih dulu sebelum Lenglet. Ada tarik-menarik, tapi tidak cukup untuk membuat Anda terjatuh seperti itu. Jika ada insiden itu, harusnya Anda jatuh ke depan, bukan ke belakang,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini