Cek Fakta: Foto Viral Cowok Buang Uang Rp 300 Juta di Jalan karena Depresi Ditinggal Nikah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan viralnya foto-foto uang berserakan di jalan. Informasi yang beredar menyebut jika uang tersebut milik seorang pria yang depresi karena ditinggal nikah oleh sang pacar.

Informasi yang beredar juga menyebut jika uang yang dibuang berjumlah hingga Rp 300 juta. Dalam foto-foto yang viral, tampak seorang polisi sedang memunguti uang yang berserakan.

Foto-foto tersebut salah satunya dibagikan kembali oleh akun Facebook Kontraktor Sipil.

“Di duga depresi karna di tinggal pacarnya nikah , seorang pria Baru pulang dari jepang menuju Kronjo, membuang uang tabunga nya senilai 300 juta. Uang pecahan 50.rb berserakan d jalan. Seorang Bapak bapak sampe dapat 7 juta lebih,” tulis akun tersebut pada captionnya, dikutip Rabu, 26 Agustus 2020.

Namun, belakangan diketahui jika postingan viral itu hoaks gaes. Uang berserakan dalam foto tersebut bukan dibuang oleh seorang pria yang ditinggal nikah.

Foto-foto tersebut diambil dari 2 peristiwa berbeda yang sengaja diedit kembali. Foto polisi memungut uang diketahui merupakan foto penggagalan perampokan yang pernah terjadi di Sawahlunto, Sumatera Barat pada 2018 silam.

Sedangkan foto yang memperlihatkan warga tengah memungut uang diketahui diambil di Jalan Poros Paser-Batulicin, Kalsel pada Oktober 2016.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menjaga Transparansi Penggunaan Anggaran MBG

Oleh: Asep Faturahman)* Transparansi menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Program Makan BergiziGratis (MBG). Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penggunaananggaran negara, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan setiaprupiah yang dialokasikan dikelola secara terbuka, terukur, dan akuntabel. Dinamikayang muncul di ruang publik, termasuk perbincangan viral mengenai menu Ramadan, dipandang sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawalkebijakan strategis nasional. Menanggapi isu tersebut, Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan InvestigasiBadan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, mengatakan alokasi bahan makanan dalamprogram ini berada pada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi. Angka tersebut berbeda dengan nominal Rp13.000 hingga Rp15.000 yang ramai dibahas, karena total anggaran per porsi mencakup komponen lain di luar bahan bakumakanan. Balita, PAUD,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini