Aneh bin Ajaib! Sepanjang 25 Tahun Hanya Makan Kayu dan Daun Mentah, tapi Pria ini Tetap Sehat

Baca Juga

MATA INDONESIA, GUJRANWALA – Normalnya orang biasanya mengonsumsi makanan dari bahan-bahan yang layak untuk dikonsumsi. Seperti, sayur-sayuran, kacang, buah, ada pula dari produk hewani seperti daging ayam, ikan, dan lainnya.

Namun, ada satu kejadian yang aneh dan unik di Pakistan. Peristiwa itu dialami oleh seorang pria tua bernama Mehmood Butt (50). Pria yang tinggal di distrik Gujranwala tersebut memiliki kebiasaan makan aneh dengan mengonsumsi dedaunan segar dan kayu.

Biasanya, Mehmood makan kayu dan daun segar dari pohon beringin, tanaman tali dan tanaman penghisap yang banyak tumbuh di Pakistan.

Melansir Huffingtonpost, kebiasaan aneh itu sudah berlangsung selama 25 tahun lamanya. Namun, uniknya Mehmood justru tidak pernah merasakan sakit. Bahkan tubuhnya menunjukkan kondisi yang baik-baik saja.

Namun, di balik kebiasaan unik ini ternyata ada kisah menyedihkan. Menurut cerita Mehmood, kebiasaan itu mulai dilakukan saat ia tidak memiliki pekerjaan. Karenanya itu tidak bisa membeli makanan pokok, maka ia memilih makan daun mentah sejak usia 25 tahun.

“Semua keluarga saya miskin. Semua kondisi di luar batas dan sangat sulit bagi saya untuk makan. Jadi saya pikir lebih baik makan kayu dan daun daripada mengemis di jalanan,” ujar Mehmood.

Bahkan kebiasaan itu masih bertahan, setelah ia mulai bekerja dan mampu membeli makanan pokok. Ia mendapat pekerjaan sebagai pengangkut barang-barang bermuatan besar dari satu tempat ke tempat lainnya.

Mehmood Butt, pria asal Pakistan yang selama 25 tahun makan daun mentah dan kayu (istimewa)

Pekerjaan ini tergolong berat, namun Mehmood tetap makan daun dan kayu. Uniknya setiap melakukan pekerjaannya, ia sering kali berhenti di tengah jalan untuk mengambil daun dan kayu untuk dimakan.

Dari kebiasaan makan aneh itu membuat Mehmood menjadi banyak dikenal di daerahnya. Para tetangga Mehmood pun dibuat terkejut mengetahui kebiasaan makan Mehmood. Merasa khawatir, para tetangganya juga menyarankan Mehmood untuk memeriksa kesehatan di rumah sakit. Tapi, buktinya hingga kini, ia tetap segar bugar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi Pemerintah Menekan PHK dan Menjaga Produktivitas Industri Nasional

Oleh: Faiz Permana )*Stabilitas ketenagakerjaan menjadi salah satu fondasi penting dalammenjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengahdinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, pemerintah memilih mengambil langkah antisipatif dengan memperkuatsektor-sektor yang memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenagakerja. Arah kebijakan tersebut terlihat dari rencana pemerintah menjadikan industri padat karya sebagai fokus utama kebijakan fiskal pada 2027. Pilihan ini dinilai tepat karena sektor padat karya selama ini menjaditulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional dan memilikikontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah.Pelaksana Harian Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Ferry Ardiyanto, menjelaskan bahwa pemerintahtelah menyiapkan berbagai stimulus fiskal untuk memperkuat sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi. Dukungan pemerintah terhadap dunia usaha diwujudkan melalui berbagaiinsentif fiskal. Salah satunya adalah insentif Pajak Penghasilan Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi pekerja di sektor padat karya dan pariwisata. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligusmemberikan ruang bagi perusahaan untuk tetap mempertahankanoperasional usahanya.Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Melalui program magang bagi lulusan baru, pemerintah berupayamempercepat proses adaptasi generasi muda terhadap kebutuhan dunia kerja. Pengalaman kerja yang diperoleh melalui program tersebut akanmenjadi modal penting bagi pencari kerja untuk meningkatkan dayasaingnya.Skema pemberian uang saku setara upah minimum memberikan nilaitambah bagi peserta magang. Selain memperoleh pengalaman praktis, generasi muda juga mendapatkan dukungan ekonomi selama mengikutiproses pembelajaran di lingkungan kerja.Perlindungan terhadap pekerja transportasi daring diperkuat melaluipemberian diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan JaminanKesehatan Nasional sebesar 50 persen. Kebijakan ini menunjukkanbahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada sektor formal, tetapijuga kepada kelompok pekerja yang menjadi bagian penting dari ekonomidigital.Penyerapan tenaga kerja di daerah juga diperkuat melalui program padatkarya tunai. Kehadiran program ini memiliki manfaat ganda karenamampu memberikan penghasilan kepada masyarakat sekaligusmendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan daerah.Berbagai program prioritas nasional turut menjadi motor penciptaanlapangan kerja baru. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satucontoh kebijakan yang memiliki dampak ekonomi luas karena melibatkanrantai pasok yang panjang, mulai dari penyediaan bahan baku hinggadistribusi.Perkiraan penyerapan sekitar 1,5 juta tenaga kerja melalui Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat berjalanberiringan dengan agenda penciptaan lapangan kerja. Efek ekonominyamenjangkau berbagai sektor usaha yang terlibat dalam pelaksanaannya.Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih juga memperlihatkanupaya pemerintah memperkuat ekonomi pesisir....
- Advertisement -

Baca berita yang ini