PON Berjalan Sukses, Bukti Papua Aman dan Kondusif

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Gelaran PON Papua akhirnya berakhir sesuai harapan. Sepak terjang KST Papua yang kala itu sempat dicemaskan bakal mengganggu acara olahraga antar daerah itu, ternyata tak terjadi. Hal tersebut berkat kerja keras TNI-Polri,BIN dan BNPT dalam mengawal event nasional tersebut.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal. Ia mengatakan bahwa selama kegiatan PON XX Papua kondisi keamanan di Papua berjalan tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan PON Papua sendiri berlangsung sejak 2 Oktober hingga 15 Oktober 2021.

“Pelaksanaan PON XX Papua Tahun 2021 di 4 klaster Provinsi Papua yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke, berjalan dengan aman dan kondusif,” katanya lewat keterangan resmi, Senin 18 Oktober 2021.

Kamal menuturkan, suksesnya pelaksanaan PON XX di Papua menunjukkan bahwa Papua adalah surga kecil yang aman dan damai. Kondisi tersebut tidak seperti tudingan pihak luar yang selama ini menyebut Papua tak aman.

“Keramahan orang Papua sangat baik ditunjukkan oleh masyarakat kepada para tamu yang datang dalam melaksanakan pertandingan maupun menonton jalannya pelaksanaan PON XX Papua,” ujarnya.

Ia pun berharap, kondisi tersebut dapat terus terjaga meski tanpa adanya penyelenggaraan event nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini