Masyarakat Kabupaten Jayapura Antusias Sambut PON Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, SENTANI – Masyarakat Kabupaten Jayapura sangat antusias menyambut pelaksanaan PON XX Papua. Hal ini disampaikan oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw.

Ia mengatakan bahwa warganya siap menyukseskan gelaran PON Papua yang akan dilaksanakan pada awal Oktober mendatang. “Masyarakat sudah berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang baik dengan menyambut dan menerima atlet dari seluruh Indonesia,” katanya di Sentani, Selasa 28 September 2021.

Mathius juga mengungkapkan bahwa pertandingan dari sejumlah cabang olahraga yang dimainkan di Kabupaten Jayapura sejauh ini berjalan aman dan lancar.

“Secara umum pelaksanaan PON XX di klaster kabupaten Jayapura berlangsung lancar,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa berbagai fasilitas pertandingan PON XX Papua di Kabupaten Jayapura kualitasnya bertaraf internasional. Salah satunya venue hoki indoor dan outdoor.

“Lapangan hoki yang dibangun di Kabupaten Jayapura sama seperti dimiliki Jerman dan Belanda sehingga harus kita jaga bersama,” katanya.

Sementara itu, Kirab api PON XX Papua diawali dari kota Sorong Papua sudah memasuki kota Biak dan selanjutnya di arak menuju Mimika, Wamena, Merauke dan Kota/Kabupaten Jayapura.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini