Home Headline Wapres RI Kunjungi Rumah PELITA di Kota Semarang

Wapres RI Kunjungi Rumah PELITA di Kota Semarang

0
99
Sumber: setneg.go.id
Sumber: setneg.go.id

Mata Indonesia, Jakarta – Wakil Presiden, K.H. Ma’ruf Amin, mengunjungi Rumah PELITA di Kota Semarang, pada Kamis (28/12). Rumah PELITA (Penanganan Stunting Lintas Sektor Bagi Baduta) merupakan inovasi yang dilakukan pemerintah dalam upaya percepatan penanganan stunting yang menyasar balita berusia di bawah dua tahun dengan stunting karena pola asuh.

 “Saya sangat tertarik di sini ada Day Care, anak-anak diasuh dan dijaga tiap hari, kenaikan [tinggi badan] mencapai 60% ini murni idenya Semarang,” ujar Wapres.

Wapres juga menuturkan, apabila program seperti Rumah PELITA secara data dinilai berhasil menurunkan angka stunting, nantinya akan diduplikasi di berbagai daerah lainnya. 

“Kalau model seperti ini berhasil, nanti kita akan kembangkan dan tularkan ke daerah-daerah lain,“ tutur Wapres.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, memaparkan, upaya yang selama ini Pemkot Semarang laksanakan, telah membuahkan hasil yang signifikan.  Abdul Hakam juga secara terperinci menyampaikan bahwa program ini secara intensif menyasar anak-anak dengan kategori stunting dari keluarga kurang mampu.

“Kalau di sini presentasinya Semarang 1,14%, pada awal tahun di angka1.600, kemudian data cut off November sudah 912 anak. Ini rumah penanganan gizi lintas sektor. Day Care ini [dijalankan] tata laksana komprehensif, diberikan Bantuan Makanan Tambahan, kegiatan PAUD, makanan ringan, makan siang, lalu kemudian dimandikan sebelum dijemput orang tuanya,” paparnya.

 Ia pun mengungkapkan, nantinya program day care akan diperbanyak hingga di seluruh kecamatan di Semarang.

“Saat ini sudah ada 8 masing-masing di setiap kecamatan, tahun depan 16 day care di masing-masing kecamatan di Semarang, lengkap dengan tenaga nutrisionis dan psikolog pendamping,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Rumah PELITA juga menyelenggarakan program Kelas Ibu Hamil dengan KEK (Kekurangan Energi Kronis), yaitu ibu hamil dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) di bawah 23,5 cm atau Indeks Massa Tubuh (IMT) pada pra hamil atau Trimester I (usia kehamilan ≤12 minggu) dibawah 18,5 kg/m2 (Kurus). Kepada mereka diberikan intervensi berupa penyuluhan tentang kehamilan, Bantuan Makanan Tambahan, senam hamil, dan pemeriksaan perkembangan kehamilan secara lebih intensif. Program ini juga sebagai upaya pencegahan kelahiran anak dengan stunting.

(BPMI Setwapres)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here