Tim Velox Juga Basmi Covid19 di Panti Asuhan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tim Velox Pejaten terus bekerja tanpa kata-kata membantu mengatasi wabah covid19 ini ke berbagai tempat, termasuk ke Panti Asuhan di Tanjung Barat.

Kunjungan itu dilakukan pada 20 Maret 2020 dengan full tim. Selain membawa regu dekontaminasi juga petugas untuk sosialisasi.

Tampak para anggota tim dengan sabar mengajari para penghuni panti asuhan untuk menjaga kebersihan diri, terutama tangan. Selain itu, mereka juga mengingatkan agar melakukan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

Seperti biasa, Tim Velox juga melakukan dekontaminasi di areal Panti Asuhan baik di dalam maupun bagian luar gedung tersebut.

Sebelum menyudahi kegiatan tersebut, mereka membagikan masker dan hand sinitizer.

Untuk mengatasi wabah covid19 ini, Presiden Jokowi memang sudah mengarahkan kepada seluruh masyarakat untuk bergotong royong membasminya.

Salah satunya dengan tidak melakukan kegiatan di luar rumah dalam jumlah besar atau dikenal dengan istilah social distancing.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini