Tim Velox Juga Basmi Covid19 di Panti Asuhan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tim Velox Pejaten terus bekerja tanpa kata-kata membantu mengatasi wabah covid19 ini ke berbagai tempat, termasuk ke Panti Asuhan di Tanjung Barat.

Kunjungan itu dilakukan pada 20 Maret 2020 dengan full tim. Selain membawa regu dekontaminasi juga petugas untuk sosialisasi.

Tampak para anggota tim dengan sabar mengajari para penghuni panti asuhan untuk menjaga kebersihan diri, terutama tangan. Selain itu, mereka juga mengingatkan agar melakukan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

Seperti biasa, Tim Velox juga melakukan dekontaminasi di areal Panti Asuhan baik di dalam maupun bagian luar gedung tersebut.

Sebelum menyudahi kegiatan tersebut, mereka membagikan masker dan hand sinitizer.

Untuk mengatasi wabah covid19 ini, Presiden Jokowi memang sudah mengarahkan kepada seluruh masyarakat untuk bergotong royong membasminya.

Salah satunya dengan tidak melakukan kegiatan di luar rumah dalam jumlah besar atau dikenal dengan istilah social distancing.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini