Perempuan Ini Nekat Terobos Landasan Pacu karena Ketinggalan Pesawat!

Baca Juga

MATA INDONESIA, PHOENIX – Perempuan bernama Vickie Meyers nekat memasuki landasan pacu demi dapat mengejar penerbangan Spirit Airlines-nya di Bandara Sky Harbor di Phoenix, Amerika Serikat (AS).

Ia terpaksa melakukan aksi nekad ini karena ketinggalan pesawat akibat terlalu lama menghabiskan waktu di bar Bandara Sky Harbor dan melewatkan panggilan boarding terakhir.

Dinilai membahayakan, Vickie kemudian diamankan petugas polisi bandara. Perempuan berusia 53 tahun itu kemudian diborgol dan dibawa ke ruang introgasi Bandara Sky Harbor.

Aksi nekad lagi berbahaya Vickie diabadikan oleh penumpang lain bernama Anthony. Dalam video yang diunggah di media sosial itu, Vickie terlihat dikawal oleh petugas keamanan bandara.

“Pesawat saya ke Detroit sedang menunggu untuk gerbang, tetapi wanita ini mencoba menghentikannya yang ketinggalan penerbangan St. Louis dengan kehabisan landasan,” tulis Anthony, melansir Daily Star.

Vickie yang berasal dari St. Louis, Missouri, AS itu ditangkap karena masuk tanpa izin dan dibawa ke Penjara Kabupaten Maricopa. Ia didakwa dengan pelanggaran pidana tingkat pertama sebuah kejahatan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini