Nih Daftar Nama Pimpinan Tinggi Madya Kejagung RI yang Baru

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Pemberhentian dan pengangkatan jabatan pimpinan tinggi madya di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) telah dikeluarkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada 24 Oktober 2019 lalu. Hal tersebut merujuk pada surat putusan nomor SR-001/A/JA/10/2019, SR-002/A/JA/10/2019, SR-003/A/JA/10/2019, SR-004/A/JA/10/2019, SR-005/A/JA/10/2019 dan SR-006/A/JA/10/2019.

Mengutip salinan dokumen yang diterima Minews.id, rencana perombakan ini pun telah disetujui oleh tim internal kejaksaan dalam sidang yang dilakukan pada 12 November 2019 lalu.

Sesuai putusan tersebut, maka ada beberapa nama yang diberhentikan dengan hormat dari jabatan masing-masing antara lain,

1. Bambang Waluyoh sebagai Jaksa Agung Muda Pembina Kejagung.
2. Nur Rochman sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung terhitung mulai 1 April 2019.
3. Loeke Larasati sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung terhitung mulai 1 September 2019.
4. Faried Harianto sebagai Staf Ahli Bidang Tindak Pidana Umum Kejagung terhitung mulai 1 Februari 2019.
5. Suhaimi sebagai Staf Ahli Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung terhitung mulai 1 Juni 2019.
6. Babul Khoir sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Kejagung terhitung mulai tanggal 1 September 2019.

Jabatan-jabatan tersebut akan digantikan oleh,
1. Bambang Sugeng Rukmono sebagai Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejagung.
2. Ali Mukartono sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung.
3. Feri Wibisono sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung.
4. Sugeng Purnomo sebagai Staf Ahli Bidang Tindak Pidana Umum Kejagung.
5. Tony Tribagus Spontana sebagai Staf Ahli Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung.
6. Hidayatullah sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Kejagung.

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini