Momen Kocak Shin Tae-yong Kesulitan Buka Nasi Kotak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Beredar video pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong sedang berusaha keras membuka nasi kotak. Pelatih asal Korea Selatan itu tampak butuh waktu cukup lama untuk membuka nasi kotak tersebut.

Dalam video yang beredar, tampak Shin Tae-yong duduk sebelahan dengan penerjemahnya, Jeong Seok-seo. Tidak jelas lokasinya dimana, tapi terlihat seperti sedang rapat bersama PSSI dan waktu menunjukkan saatnya makan siang.

Nah, menu yang diberikan PSSI adalah nasi kotak. Tapi, bukan nasi kotak biasa. Nasi kotak tersebut berasal dari salah satu restoran Korea Selatan yang cukup ternama di Indonesia.

Sepertinya Shin Tae-yong tak biasa makan menggunakan nasi kotak. Dia tampak kesulitan membuka nasi kotak tersebut. Beberapa kali dia melihat ke bawah bagian kotak untuk mencari tahu cara membukanya.

Kemudian, Shin Tae-yong berhasil menemukan permasalahannya. Ternyata nasi kotak tersebut diselotip. Meski sudah menemukan selotipnya, tetap dibutuhkan waktu untuk membukanya. Ekspresi kocak Shin Tae-yong pun memancing komentar warganet. Apalagi setelah mantan pelatih timnas Korea Selatan itu melihat menu yang ada di dalam nasi kotak tersebut.

“Maaf coach, di wakanda mah skr kotak kertas juga digembok,” tulis warganet.

“Lebih susah lagi buka kue lebaran,” kata warganet lain.

“Enak padang coach, pake karet doang,” ujar warganet.

“Komen kebanykan mental cupu, itu bukan nasi kotak dari warteg bos, makanan khas korea,” ungkap warganet soal warganet yang kebanyakan salah fokus dengan nasi kotak makanan Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini