Mantul, Shin Tae-yong Bikin Akun Instagram

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong memutuskan membikin akun Instagram. Pria asal Korea Selatan itu yang langsung memegang akunnya.

Shin Tae-yong pernah mengaku tak ingin memiliki akun media sosial. Tapi, akhirnya dia tergoda juga. Bedanya, Shin Tae-yong membuat Instagram untuk memperkenalkan sepak bola Indonesia ke luar negeri.

“Saya akhirnya memang membuat akun Instragam, sebelumnya tidak punya social media (sosmed). Alasannya membikin instagram karena ingin menunjukkan perkembangan sepak bola Indonesia dan kegiatan sehari hari saya,” ujar Shin Tae-yong, di laman resmi PSSI.

“Saya hanya membuat akun instagram saja tidak untuk sosmed lainnya. Dan saya pegang sendiri akun instagram saya,” tambahnya.

Akun Instagram Shin Tae-yong adalah @shintaeyong7777. Dia membuat akun tersebut pada Selasa 12 Januari 2021. Dilihat Minews.id, sudah ada 11 postingan di akun tersebut dan followers mencapai 19 ribu lebih.

Saat ini Shin Tae-yong dan timnas U-19 akan pulang ke Jakarta setelah sempat menjalani pemusatan latihan di Spanyol. Tapi, agenda kepulangan dipercepat yang sejatinya hingga akhir Januari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kebijakan DHE SDA Perkuat Fondasi Ekonomi Rakyat dan Stabilitas Keuangan

Oleh: Dhita Karuniawati )*Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan baru terkait Devisa Hasil Ekspor SumberDaya Alam (DHE SDA) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu langkahstrategis yang ditempuh pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasionalmelalui peningkatan retensi devisa di dalam negeri. Langkah tersebut tidak hanyabertujuan menjaga stabilitas sektor keuangan, tetapi juga memastikan bahwa manfaatdari kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.Di tengah kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian, ketegangangeopolitik, serta fluktuasi pasar keuangan internasional, kemampuan suatu negara dalam menjaga cadangan devisa menjadi faktor penting untuk mempertahankanstabilitas ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus berupayamemperkuat ketahanan ekonomi nasional agar tidak mudah terpengaruh oleh guncangan eksternal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kebijakanpengelolaan DHE SDA yang lebih optimal. Selama ini, sebagian besar devisa hasil ekspor sumber daya alam masih banyaktersimpan di luar negeri sehingga manfaatnya bagi perekonomian domestik belummaksimal. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditasterbesar di dunia, mulai dari batu bara, minyak sawit, nikel, tembaga, hingga berbagaiproduk mineral lainnya. Potensi devisa yang dihasilkan sektor tersebut sangat besardan dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi nasional apabila dikelola secara tepat.Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026, pemerintah mewajibkan eksportirsektor sumber daya alam untuk menempatkan devisa hasil ekspornya di dalam negeri. Kebijakan tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang untukmemperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan likuiditas valuta asing, dan memperluas ruang pembiayaan pembangunan nasional.Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintahmewajibkan eksportir sumber daya alam untuk merepatriasi devisa hasil ekspornya kedalam negeri dengan tingkat kepatuhan penuh. Menurutnya, kebijakan tersebutdirancang untuk meningkatkan ketersediaan valuta asing di pasar domestik, menjagastabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat pembiayaan pembangunan nasional. Dalam ketentuan baru tersebut, eksportir sektor nonmigas diwajibkan menempatkan100 persen DHE...
- Advertisement -

Baca berita yang ini