Ketua Adat Lapago Berharap PON XX 2021 Mampu Dongkrak Ekonomi Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAWIJAYA – Ketua Adat Wilayah Lapago Kabupaten Jayawijaya Yesaya Kebelak menaruh harapan yang besar bagi penyelenggaraan PON XX Papua 2021.

“Rangkaian kegiatan PON ini diharapkan dapat mendorong peran serta masyarakat serta mendongkrak pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil hingga menengah melalui hasil karya budaya orang asli papua yang dapat di pamerkan dan dijual melalui stand–stand mama Papua selama kegiatan PON XX tahun 2021,” ujarnya, Jumat 27 Agustus 2021.

Ia juga menilai gelaran pesta olahraga antar daerah ini sebagai ajang pertaruhan harga diri dan martabat orang Papua. “Ini akan menjadi penentu apakah orang papua layak sebagai tuan rumah dan bisa sukses dalam segala aspek baik sukses administrasi, prestasi dan keamanan,” katanya.

Yesaya juga mendukung upaya pemerintah yang memperpanjang kebijakan Otonomi khusus (Otsus) jilid II. Ia berharap kehadiran Otsus bisa memberikan perubahan bagi masyarakat Papua, terutama di bidang infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan.

“Sebab selama ini kita masih ketinggalan dari tiga bidang tersebut. Saya yakin Otsus hadir bagi masyarakat Papua untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga berharap agar ada evaluasi terkait penyaluran dana Otsus Jilid I. Agar ke depan alokasi dana Otsus dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran kepada masyarakat Bumi Cenderawasih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini