Kebijakan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Beri Dampak Positif pada Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan dampak positif di Tanah Papua khususnya Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya. Sekda Kabupaten Jayawijaya Tinggal Wusono menegaskan bahwa kebijakan yang membawa arah positif itu merujuk pada sektor pelayanan kepada masyarakat.

“Tentunya kami juga merasakan terkait dengan peningkatan-peningkatan program dan kebijakan baik dari sisi pendidikan, kesehatan maupun ekonomi kerakyatan, termasuk percepatan dalam hal pelayanan kepada masyarakat,” kata Tinggal.

Hal ini tidak lepas dari adanya regulasi terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Tidak hanya itu, perhatian khusus pemerintah terhadap masyarakat Papua juga menjadi salah satu indikator penting.

“Memang untuk kami di Papua, selain secara regulasi pemerintah daerah, kami juga ada Inpres Percepatan Pembangunan Papua yang secara spesifik juga ada terjemahanannya yang dilaksanakan,” kata Tinggal.

Selain itu, upaya pemerintah dalam menangani Covid-19 juga menjadi satu penilaian penting bagi Pemkab Jayawijaya. Proses vaksinasi yang cepat menjadi bukti bahwa penanganan berjalan dengan baik.

“Kami melihat sekarang itu penanganan Covid-19 lebih banyak kepada bagaimana vaksinasi bisa dilakukan secara cepat, sehingga kasus Corona bisa melandai dan itu sudah terbukti, termasuk kami di Jayawijaya,” kata Tinggal.

Pemkab Jayawijaya berharap koordinas yang baik terus terjalin baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan Covid-19.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini