Delegasi Myanmar Hadiri Pameran Helikopter Tempur di Rusia

Baca Juga

MATA INDONESIA, MOSCOW – Kepala angkatan udara dan pejabat militer Myanmar mengunjungi Moskow, Rusia pada Kamis (20/5) untuk menghadiri pameran yang menampilkan helikopter tempur.

The Moscow Times, mengutip dua sumber kedutaan Myanmar di Moskow, melaporkan bahwa Kepala Angkatan Udara, Maung Maung Kyaw menghadiri pameran HeliRussia, yang memamerkan helikopter militer buatan Rusia.

Maung Maung Kyaw berada di bawah sanksi Amerika Serikat (AS), lantaran terlibat dalam kudeta yang terjadi pada awal Februari. Di mana pada kudeta tersebut, junta militer juga turut menangkap pemerintah terpilih, Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar, Win Mynt.

Pada Maret, Rusia mengatakan pihaknya ingin memperkuat hubungan militer dengan Myanmar meskipun ada kudeta. Hal tersebut dipertegas dengan pertemuan antara Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Alexander Fomin dengan pemimpin junta, Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Layanan berita Irrawaddy yang berfokus pada Myanmar juga melaporkan perjalanan delegasi ke Moskow. Ia mengatakan, dalam delegasi tersebut termasuk taipan Tay Za, yang digambarkannya sebagai pengusaha terkemuka dan pedagang senjata.

Sumber Irrawaddy mengatakan delegasi akan membahas lebih dari 20 megaproyek termasuk pengadaan senjata dan perangkat keras militer dengan pejabat Rusia.

Seorang perwakilan dari pameran HeliRussia mengatakan, Myanmar tidak ada dalam daftar delegasi yang dipimpin duta besar dan tidak bisa memastikan kehadiran militer atau delegasi lainnya.

Myanmar yang juga dikenal sebagai Burma, telah berada dalam krisis sejak militer merebut kekuasaan, dengan protes terjadi hampir setiap hari dan tindakan keras yang dilakukan militer telah menewaskan ratusan warga sipil.

Hubungan pertahanan antara Rusia dan Myanmar telah tumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Di mana Moskow memberikan pelatihan militer dan beasiswa universitas kepada ribuan tentara, serta menjual senjata ke militer yang masuk daftar hitam oleh beberapa negara Barat atas tuduhan kekejaman terhadap warga sipil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tak Ada Ruang untuk Teror! Pemerintah Pastikan Yahukimo Kondusif

JAYAPURA-Bupati Yahukimo Didimus Yahuli bersama Dandim 1715 mengunjungi guru-guru kontrak yang menjadi korban kekerasan di Distrik Anggruk, Papua Pegunungan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini