Artis Cantik Ini Blak-blakan Mengaku Jalani Kawin Kontrak dengan Pengacara Kondang Demi Mahar Rp 1 Miliar

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Artis cantik Bella Luna Ferlin sempat menghebohkan publik karena berita pernikahannya dengan seorang pria beristri bernama Hendro Prayitno. Namun ini bukanlah kehebohan pertama yang dibuat Bella Luna.

Sebelumnya, ia juga pernah menuai kontroversi pada tahun 2016 silam lantaran mengaku jika dirinya menjalani kawin kontrak dengan pengacara kondang, Razman Arif Nasution. Bella pun secara terang-terangan mengakuinya sendiri.

Kawin kontrak itu dilakukannya dengan Razman selama 1 tahun, terhitung sejak Desember 2015 hingga Desember 2016. Diakui Bella, pernikahan kontrak tersebut dilakukan atas kesepakatan berdua.

Namun yang menarik, Bella Luna menolak jika perjanjiannya dengan Razman itu disebut sebagai kawin kontrak. Ia justru menyebutnya sebagai pernikahan siri.

“Bukan kawin kontrak sih, lebih tepatnya itu perjanjian dari awalnya pengennya setahun. Bukan (kawin kontrak), nikah siri,” kata Bella di salah satu tayangan televisi, dikutip Selasa, 7 Mei 2019.

Dari pernikahannya dengan Razman selama setahun, Bella mengaku mendapatkan mahar uang senilai Rp 1 miliar. Menurut Bella, alasannya mau menerima pernikahan siri tersebut lantaran ia tahu Razman sudah berkeluarga sehingga diputuskan keduanya menikah selama satu tahun saja.

“Karena dia udah punya keluarga juga dan aku berharap kan suatu saat punya keluarga yang utuh, yang dia cuman punya aku,” katanya.

Berita Terbaru

Pelayanan Haji 2026 Mendapat Banyak Apresiasi

*) Oleh : Deva BarunaPelaksanaan ibadah haji tahun 2026 mendapat banyak apresiasi dari para jemaahIndonesia maupun berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraannya. Berbagaipembenahan layanan yang dilakukan sejak awal keberangkatan hingga kepulangandinilai memberikan kenyamanan yang lebih baik. Tidak sedikit jemaah yang mengakumerasa lebih tenang karena sistem pelayanan yang semakin tertata dan responsif. Mulai dari proses pemberangkatan di embarkasi, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga layanan kesehatan dan konsumsi, semuanya berjalan dengan lebih baikdibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Situasi ini menjadi gambaran bahwa upayapeningkatan kualitas pelayanan haji terus menunjukkan hasil positif.Salah satu aspek yang paling banyak mendapat perhatian adalah peningkatanpelayanan transportasi dan akomodasi. Jemaah merasakan kemudahan saatperpindahan dari satu lokasi ibadah ke lokasi lainnya karena koordinasi petugas dinilailebih sigap dan terorganisasi. Bus antarjemput yang tersedia lebih teratur sehinggamampu mengurangi kepadatan dan antrean panjang, terutama saat puncakpelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Selain itu, fasilitas penginapanjuga dianggap semakin nyaman dengan kebersihan yang lebih terjaga serta jarak hotel yang relatif dekat dengan pusat kegiatan ibadah. Kondisi ini membuat jemaah, khususnya lanjut usia, merasa lebih terbantu dalam menjalankan rangkaian ibadah haji...
- Advertisement -

Baca berita yang ini