Program Listrik Desa Diperluas, Targetkan Jangkau Ratusan Ribu Pelanggan Baru

Baca Juga

Mata Indonesia, Jakarta – Pemerintah terus mempercepat pemerataan akses energi melalui Program Listrik Desa (Lisdes) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke pelosok negeri. Pada 2026, pemerintah menargetkan perluasan jaringan kelistrikan untuk menjangkau ratusan ribu pelanggan baru, terutama masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerataan akses listrik merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, listrik tidak hanya memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, serta pengembangan usaha produktif di daerah.

“Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh akses listrik yang andal dan berkeadilan. Program Listrik Desa akan terus dipercepat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga ke wilayah yang selama ini belum terjangkau layanan kelistrikan secara optimal,” ujar Bahlil.

Pemerintah bersama PT PLN (Persero) terus memperkuat pembangunan jaringan distribusi, gardu listrik, penyambungan pelanggan baru, serta pemanfaatan pembangkit berbasis energi baru terbarukan di daerah yang belum terhubung dengan sistem kelistrikan utama. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas UMKM, mendukung layanan publik, serta membuka peluang investasi di berbagai daerah.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa perluasan akses listrik merupakan bagian dari transformasi sektor ketenagalistrikan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin merata dan berkualitas.

“PLN akan terus mendukung agenda pemerintah dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat. Kehadiran listrik yang andal akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menilai percepatan Program Listrik Desa memiliki dampak strategis terhadap pembangunan nasional. Menurutnya, pemerataan akses energi akan memperkecil kesenjangan antarwilayah sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat.

“Semakin luas akses listrik, semakin besar peluang tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif, peningkatan kualitas pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Program ini merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah,” katanya.

Pemerintah optimistis perluasan Program Listrik Desa pada 2026 akan mempercepat pemerataan pembangunan nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia. Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, PT PLN (Persero), dan berbagai pemangku kepentingan, akses listrik diharapkan semakin merata sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Motor Listrik Nasional dan Momentum Indonesia Berani Mandiri di Sektor Otomotif

Oleh : Naya RahmadiaPemerintah tengah menyiapkan langkah penting dalam sejarah industri otomotif nasional melaluipeluncuran motor listrik nasional karya anak bangsa. Rencana tersebut menjadi penanda bahwaIndonesia tidak lagi sekadar menjadi pasar bagi produk otomotif global, tetapi mulai menegaskanposisinya sebagai negara yang mampu membangun ekosistem industri kendaraan sendiri. Momentum ini memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar menghadirkan produkbaru. Kehadiran motor listrik nasional mencerminkan keberanian Indonesia untuk memperkuatkemandirian industri, meningkatkan daya saing manufaktur, sekaligus mempercepat transformasimenuju ekonomi hijau yang berkelanjutan. Di tengah perubahan global menuju kendaraanrendah emisi, langkah ini merupakan keputusan strategis yang layak diapresiasi karenamenunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap penguatan kemampuan industri nasional.Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan bahwa Indonesia akan segera memiliki motor listrik nasional yang diproduksi oleh putra-putri bangsa. Tidak hanya motor listrik, pemerintahjuga menargetkan lahirnya mobil nasional yang menjadi simbol kebangkitan industri otomotifIndonesia. Pernyataan tersebut memperlihatkan optimisme pemerintah terhadap kemampuananak bangsa dalam mengembangkan teknologi kendaraan masa depan. Presiden juga menegaskan pentingnya keberanian memilih produk dalam negeri meskipun pada tahap awalmasih menghadapi berbagai tantangan, sebab tanpa keberpihakan terhadap industri nasional, Indonesia akan terus bergantung pada produk impor dan kehilangan kesempatan membangunkapasitas industrinya sendiri.Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa peluncuran motor listrik nasionalmerupakan bukti bahwa bangsa Indonesia mampu menghasilkan karya besar apabila memilikikemauan dan tekad bersama. Ia juga menegaskan bahwa setiap kekurangan yang mungkin masihditemukan pada tahap awal harus dipandang sebagai bagian dari proses penyempurnaan, bukansebagai alasan untuk menghentikan langkah. Menurutnya, keberhasilan motor listrik nasionaltidak hanya memberikan dampak pada sektor otomotif, tetapi juga menjadi bagian dari strateginasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak berbasis fosil sertamemperkuat ketahanan energi nasional.Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan industri kendaraan listrik memilikidimensi yang sangat luas. Selain meningkatkan nilai tambah sektor manufaktur, kendaraan listrikjuga berkontribusi terhadap efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta pemanfaatansumber daya mineral Indonesia yang melimpah. Indonesia merupakan salah satu produsen nikelterbesar di dunia, komoditas yang menjadi bahan utama pembuatan baterai kendaraan listrik. Dengan membangun rantai industri dari hulu hingga hilir, Indonesia memiliki peluang besarmenjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik global. Peluncuran motor listrik nasionalmenjadi salah satu mata rantai penting dalam strategi hilirisasi yang selama ini terus didorongpemerintah.Keberadaan motor listrik nasional juga membuka peluang lahirnya berbagai inovasi baru darikalangan akademisi, pelaku usaha, perusahaan rintisan, hingga lembaga penelitian. Ekosistemkendaraan listrik membutuhkan pengembangan teknologi baterai, perangkat lunak, sistempengisian daya, komponen elektronik, hingga layanan purnajual yang semakin modern. Seluruhkebutuhan tersebut dapat menjadi ruang bagi tumbuhnya industri baru yang memberikan efekberganda terhadap perekonomian nasional. Dengan demikian, manfaat yang dihasilkan tidakhanya dirasakan oleh produsen kendaraan, tetapi juga oleh ribuan pelaku usaha kecil dan menengah yang menjadi bagian dari rantai pasok industri otomotif nasional.Tidak kalah penting adalah dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja berkualitas. Pengembangan industri kendaraan listrik membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensidi bidang teknik, elektronika, teknologi informasi, manufaktur modern, serta riset dan pengembangan. Hal ini akan mendorong dunia pendidikan untuk menyesuaikan kurikulumdengan kebutuhan industri masa depan sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang lebihadaptif terhadap perkembangan teknologi. Transformasi tersebut menjadi investasi jangkapanjang yang akan memperkuat daya saing Indonesia di era ekonomi berbasis inovasi.Dukungan kebijakan pemerintah juga menjadi faktor penting dalam mempercepat perkembanganindustri kendaraan listrik nasional. Rencana pemberian insentif bagi kendaraan listrikmenunjukkan adanya keseriusan pemerintah dalam menciptakan pasar domestik yang sehatsekaligus mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan. Insentif tersebutdiharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas penggunaan kendaraanlistrik, serta memberikan ruang bagi industri nasional untuk berkembang secara berkelanjutan. Kebijakan yang konsisten akan menciptakan kepastian bagi investor sekaligus mempercepatterbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang semakin matang.Pada akhirnya, peluncuran motor listrik nasional merupakan simbol dari keberanian Indonesia untuk melangkah menuju kemandirian industri otomotif. Keberhasilan program ini tidak hanyaditentukan oleh kualitas produknya, tetapi juga oleh sinergi pemerintah, dunia usaha, perguruantinggi, lembaga riset, dan masyarakat dalam mendukung penggunaan produk karya anak bangsa. Momentum ini patut dijadikan titik awal untuk membangun kepercayaan bahwa Indonesia memiliki kemampuan menjadi produsen teknologi, bukan sekadar konsumen. Dengan komitmenyang berkelanjutan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini