Mengenang Naek L Tobing, Seksolog yang Hobi Main Saham

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dokter Naek L Tobing meninggal dunia pada Senin 6 April 2020 pagi. Pakar seksologis Indonesia ini berpulang di usia 79 tahun. Menurut kabar ia meninggal dalam kondisi positif terinfeksi corona (covid-19).

Selama hidupnya, Naek dikenal sebagai pengarang dari buku Masalah dan Solusi (1994), Seks Pranikah, Seks Extramarital, dan Membangun Keharmonisan Suami-Istri.

Ia juga kerap tampil mengisi rubrik seksologi di berbagai majalah dan surat kabar nasional. Selain itu juga sering diundang sebagai pembicara dalam acara rubrik kesehatan yang berkaitan dengan masalah seksologi di berbagai stasiun televisi maupun radio di seluruh Indonesia.

Namun kepiawaiannya dalam bermain saham juga menjadi salah satu kenangan yang menarik disimak. Sosok kelahiran Pulau Samosir, 14 Agustus 1940 ini bahkan menjadikan main saham sebagai salah satu hobinya dan sekaligus sarana mengejar cuan (untung).

Maka Naek pun terus belajar dan mengembangkan pengetahuan seputar investasi saham. Setiap pagi, ia selalu memonitor 30 saham yang menurutnya memiliki kinerja fundamental bagus.

“Berbekal pengetahuan, investasi untung, burung pun bisa tetap tegang,” ujar Naek seraya berkelakar dalam wawancara dengan Kontan di tahun 2011.

Perkenalan Naek dengan dunia saham bermula di saat krisis keuangan global pada tahun 2008 lalu. Saat itu, ia mengoleksi saham-saham komoditas. Namun, krisis utang sejumlah negara Eropa membuat saham-saham komoditas berguguran.

Tak mau merugi lebih besar lagi, ia pun segera menukar saham-saham koleksinya. Agustus 2011 lalu, Naek pun mengganti saham komoditasnya dengan saham perusahaan yang berorientasi di pasar domestik.

Asal tahu saja, total dana yang dia investasikan di bursa saham tak sedikit. Jumlahnya diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Modal untuk investasi saham ini berasal dari penghasilan sampingan, baik honor menulis artikel atau menjadi pembicara seminar.

Hasilnya lumayan. Naek pernah mendapat pemasukan dari pembagian dividen dari sebuah perusahaan. Jumlahnya mencapai 97 juta.

Gimana minat main saham seperti almarhum dr. Naek Tobing?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kemenkumham Terima Penganugerahan untuk Program Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral

Mata Indonesia, Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menerima Penganugerahan Anindhita Wistara Data dari Badan Pusat...
- Advertisement -

Baca berita yang ini