Cara Jitu Simpan Telur agar Awet dalam Waktu Lama

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Telur merupakan sumber protein yang penting untuk tubuh.  Tak salah jika banyak orang kerap menjadikan telur sebagai salah satu stok makanan praktis yang selalu ada di rumah.

Meski memiliki tanggal kadaluarsa, telur umumnya tetap bisa tahan lama. Asal cara penyimpanan telurnya dilakukan dengan benar.

Seperti apa? Berikut tips menyimpan telur berikut agar dapat dikonsumsi hingga 5 pekan.

Jangan dicuci

Anda tak perlu mencuci telur sebelum menyimpannya. Telur memiliki lapisan alami yang membuatnya tahan terhadap bakteri. Dengan cara itu, telur akan tetap segar dalam waktu yang lebih lama.

Simpan dalam wadah bawaan

Cara lain yang bisa dilakukan adalah membiarkan telur berada di dalam wadah aslinya. Wadah aslinya ini dibuat dari karton untuk mencegah telur menyerap rasa dari makanan lain yang ada di dalam kulkas.

Anda juga tak perlu menyimpan telur di kompartemen bawaan yang umumnya berada di pintu kulkas. Sebagai gantinya, simpan telur bersama dengan wadahnya di kompartemen utama kulkas. Dijamin telur bisa tahan hingga 3-5 pekan.

Dibekukan

Anda dapat menyimpan telur selama setahun lho! Yakni dengan cara dibekukan. Umumnya, pembekuan dilakukan dengan memisahkan bagian putih dan kuning telur. Perlu dicatat, Anda tak bisa membekukan telur secara utuh bersama dengan kulit atau cangkangnya.

Anda juga tak bisa membekukan telur rebus yang masih tertutup kulit.

Lalu bagaimana cara membekukan telur yang efektif? Nih ulasannya:

Kuning telur

Untuk kesegaran optimal, simpan kuning telur dalam wadah kedap udara. Cara ini perlu dilakukan untuk mencegah masuknya air yang bisa membuat kuning telur mengering.

CEO Pete and Gerry’s Organic Eggs, Jesse Laflamme mengatakan, proses pembekuan kuning telur bisa dilakukan hingga empat bulan dengan teknik yang tepat. Secara alami, tekstur kuning telur dibuat lebih kuat oleh proses pembekuan. Dengan cara itu, kuning telur akan lebih sulit untuk dimasak.

Namun, Anda tak perlu khawatir. American Egg Board mencatat, Anda dapat mengatasinya dengan menambahkan 1 sdt garam dan 1,5 sdt gula untuk setiap empat kuning telur. Garam atau gula dipilih sesuai kebutuhan memasak.

“Jika Anda bakal menggunakan telur untuk membuat kue, maka tambahkan 1,5 sdt gula,” kata Laflamme.

Putih telur

Lakukan cara yang sama dengan kuning telur. Simpan putih telur dalam wadah kedap udara. Putih telur umumnya bisa bertahan lebih lama hingga satu tahun.

Telur utuh tanpa kulit

Selain dengan memisahkan bagian kuning dan putih, Anda juga bisa membekukan telur secara utuh tanpa kulit. Sebagai alternatif, Anda bisa mengocok telur sampai benar-benar menyatu dan simpan di wadah kedap udara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Konsistensi Negara Mengawal Keadilan dan Percepatan Pembangunan Papua melalui Otonomi Khusus

Oleh: Manta Wabimbo *) Papua bukan sekadar wilayah administratif di ujung timur Indonesia, melainkan ruangstrategis tempat negara menguji komitmennya terhadap keadilan pembangunan. SejakOtonomi Khusus Papua diberlakukan pada 2001 dan diperkuat melalui Undang-UndangNomor 2 Tahun 2021, arah kebijakan pemerintah semakin tegas: menghadirkan pendekatanpembangunan yang afirmatif, terukur, dan berpihak pada Orang Asli Papua. Dalam kontekstersebut, Otsus tidak lagi dapat dipahami sebagai kebijakan sementara, melainkan sebagaiinstrumen jangka panjang untuk mengoreksi ketimpangan struktural yang diwariskan olehsejarah dan kondisi geografis. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kesinambungan dan penguatanterhadap agenda Otsus. Hal ini tercermin dari intensifikasi koordinasi antara pemerintah pusatdan kepala daerah seluruh Papua yang dilakukan secara langsung di Istana Negara. Langkahtersebut menandakan bahwa Papua tidak diposisikan sebagai wilayah pinggiran, melainkansebagai prioritas nasional yang membutuhkan orkestrasi kebijakan lintas sektor. Pemerintahpusat tidak hanya menyalurkan anggaran, tetapi juga memastikan bahwa desainpembangunan Papua selaras antara pusat dan daerah. Salah satu capaian yang paling nyata dari implementasi Otsus adalah percepatanpembangunan infrastruktur dasar. Jalan penghubung, bandara perintis, dan fasilitas logistiktelah membuka isolasi wilayah yang selama puluhan tahun menjadi penghambat utamapembangunan. Infrastruktur ini tidak semata menghadirkan konektivitas fisik, tetapimenciptakan fondasi ekonomi baru yang memungkinkan distribusi barang lebih efisien danmenurunkan beban biaya hidup masyarakat. Dalam konteks ini, pembangunan infrastrukturmenjadi wujud kehadiran negara yang konkret dan dirasakan langsung oleh rakyat. Dampak lanjutan dari keterbukaan akses tersebut terlihat pada penguatan ekonomi lokal. Pemerintah mendorong agar aktivitas produksi masyarakat Papua, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun usaha mikro, dapat terhubung dengan pasar yang lebih luas. Otsusmemberi ruang fiskal bagi daerah untuk merancang kebijakan ekonomi yang sesuai dengankarakter lokal, sekaligus menjaga agar manfaat pembangunan tidak terkonsentrasi padakelompok tertentu. Pendekatan ini menegaskan bahwa agenda pemerintah di Papua berorientasi pada pemerataan, bukan sekadar pertumbuhan angka statistik. Pada saat yang sama, Otsus Jilid II menempatkan pembangunan sumber daya manusiasebagai prioritas strategis. Program afirmasi pendidikan, termasuk beasiswa bagi siswa danmahasiswa asli Papua, menjadi investasi jangka panjang yang menentukan arah masa depanPapua. Otsus telah membuka ruang mobilitas sosial yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus membangun rasa percaya diri generasi muda Papua untuk berkompetisi secaraglobal. Pandangan tersebut memperkuat keyakinan bahwa pendidikan adalah kunci utamakemandirian Papua di masa depan. Di sektor kesehatan, kebijakan Otsus juga menunjukkan wajah negara yang protektif. Pemerintah memastikan bahwa akses layanan kesehatan bagi Orang Asli Papua tidak lagiterhambat oleh keterbatasan biaya dan fasilitas. Penguatan rumah sakit daerah, distribusitenaga kesehatan, serta jaminan kesehatan khusus bagi OAP mencerminkan pendekatanpembangunan yang berorientasi pada hak dasar warga negara. Dalam kerangka yang sama, pemberdayaan ekonomi perempuan Papua melalui dukungan usaha mikro menjadi strategipenting untuk memperkuat ketahanan keluarga dan ekonomi lokal. Keunikan Otsus juga tercermin dalam pengakuan terhadap struktur sosial dan politikmasyarakat Papua. Keberadaan Majelis Rakyat Papua serta mekanisme afirmasi politik bagiOrang Asli Papua merupakan bentuk penghormatan negara terhadap identitas dan hakkolektif masyarakat adat. Tokoh agama Papua, Pdt. Alberth Yoku, menekankan bahwa Otsusmemberikan ruang bagi orang Papua untuk menjadi subjek pembangunan di tanahnya sendiri, selama dijalankan dengan semangat kolaborasi dan kejujuran. Perspektif ini menegaskanbahwa Otsus bukan ancaman bagi integrasi nasional, melainkan penguat persatuan berbasiskeadilan. Pemerintah juga menunjukkan keseriusan dalam memperbaiki tata kelola Otsus. Pembentukan Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua yang dipimpin langsungoleh Wakil Presiden merupakan sinyal kuat bahwa pengawasan dan efektivitas menjadiperhatian utama. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara konsisten menekankanpentingnya sinkronisasi program antara kementerian dan pemerintah daerah agar dana Otsusbenar-benar menghasilkan dampak nyata. Langkah ini menjawab kritik lama tentangfragmentasi kebijakan dan memperlihatkan kemauan politik pemerintah untuk melakukankoreksi. Ke depan, tantangan implementasi tentu masih ada. Namun dengan peningkatan alokasianggaran Otsus menjadi 2,25 persen dari Dana Alokasi Umum nasional serta pengawasanyang semakin ketat, fondasi pembangunan Papua kian kokoh. Yang dibutuhkan kini adalahkonsistensi pelaksanaan dan kepemimpinan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik. Papua hari ini adalah Papua yang sedang bergerak maju. Mendukung Otsus berartimendukung agenda besar negara dalam menyempurnakan keadilan pembangunan danmemperkuat persatuan nasional. Ketika Papua tumbuh melalui jalur yang damai, inklusif, danberkelanjutan, Indonesia sedang meneguhkan dirinya sebagai bangsa besar yang tidakmeninggalkan satu pun wilayahnya dalam perjalanan menuju kemajuan. *) Analis Kebijakan Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini