Jangan Kaget! Nih Makna Tersembunyi Tradisi Ciuman Hidung Orang NTT

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Ciuman hidung dengan orang yang baru kita kenal mungkin terlihat aneh bagi masyarakat Indonesia. Tapi tahukah kalian kalau ciuman hidung itu sebenarnya suatu tradisi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagi masyarakat NTT, tradisi ini dilakukan untuk menyambut kedatangan tamu atau sanak keluarga. Maka jangan kaget jika kamu berkunjung ke NTT, khususnya di beberapa daerah seperti Rote, Timor, Sumba, dan Sabu, maka akan akan disambut dengan ciuman hidung.

Bisa dibilang, tradisi cium hidung ini merupakan bentuk salam dan penerimaan masyarakat setempat yang menganggap siapapun sebagai bagian dari keluarga mereka.

Menurut beberapa cerita orang tua di daerah NTT, konon tradisi cium hidung sudah berlangsung sejak jaman dahulu oleh nenek moyang orang Timor, Sumba, dan Sabu.

Simbol Kejujuran dan Perdamaian

Selain sebagai tanda persaudaraan, cium hidung merupakan sebuah tanda penghormatan dari yang muda kepada yang tua dan tanda kejujuran.

Ketika melakukan cium hidung tidak bisa dipungkiri kedua mata akan saling bertemu dan disanalah kita bisa melihat bagaimana pandangan mata yang terbuka menggambarkan kejujuran antara satu dengan yang lain.

Dalam konteks yang lebih luas, cium hidung menjadi indikasi dari penyelesaian konflik antar dua orang yang bermasalah. Mencium hidung adalah bentuk lain dari permintaan maaf.

Konon dengan mencium hidung sebagai cara untuk pengakuan bersalah, sehingga semua masalah akan dianggap selesai.

Ada di belahan dunia lain

Dan uniknya, ciuman hidung ini juga bisa ditemui di belahan dunia lain. Diantaranya di Alaska di Amerika Serikat, Suku Maori di Selandia Baru dan Oman. Namun ada sedikit perbedaan yaitu pada cara melakukan cium hidung tersebut.

Misalnya, Suku Maori di Selandia Baru akan saling menggesekkan hidung satu sama lain, sedangkan dalam masyarakat NTT, dilakukan dengan saling menempelkan hidung satu dengan yang lain.

Jokowi disambut dengan ciuman hidung dengan kaum tertua suku Maori saat kunjungan ke Selandia Baru pada 19 Maret 2018. (doc: playworld.id)

Sementara kalau di Oman yang hanya boleh dilakukan oleh sesama laki-laki, sedangkan pada masyarakat NTT boleh dilakukan antar lawan jenis. Cium hidung bisa dilakukan oleh siapapun tanpa memandang jenis kelamin, status, strata sosial, usia dan sebagainya.

Kemudian kalau di Alaska yang membedakannya dengan NTT adalah hidung saling bersentuhan dan ditambah dengan sentuhan pada bibir bagian atas. Kemudian ditambah dengan sedikit endusan yang dimaknai sebagai ungkapan kasih sayang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini