Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional, Jokowi Teken Proyek Infrastruktur Senilai Rp 12,5 triliun

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk memaksimalkan pembangunan di Indonesia. Tahun ini, sebanyak 982 paket senilai Rp12,5 triliun telah resmi ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi dalam mempercepat pelaksanaan anggaran tahun 2021. Diharapkan dapat memperkuat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Kami laporkan bahwa sejak bulan Oktober 2020 Kementerian PUPR telah melaksanakan tender seleksi dini untuk 3.175 paket dengan nilai total Rp 38,6 triliun Rupiah,” ujar dia saat sampaikan laporan kepada Presiden Jokowi, Jumat 15 Januari 2021.

Kemudian, lanjut dia, hingga hari ini telah diselesaikan proses tendernya 1.191 paket senilai Rp 14,6 triliun. Di mana 209 paket senilai Rp 2,1 triliun telah selesai tender dan di kontrak pada Desember 2020.

Dia juga menjelaskan untuk acara penandatanganan kontrak dilaksanakan secara serentak oleh para pejabat pembuat komitmen dan penyedia jasa di kantor kantor balai PUPR di 34 provinsi.

“Untuk tahap selanjutnya hingga akhir Februari 2021 ada 1.984 paket senilai Rp 24 triliun akan diselesaikan ditandatangani kontrak yang kemudian pada bulan Maret 2021 akan pula diselesaikan untuk 1.553 paket senilai Rp 40 triliun sedangkan sisanya akan kami paketan untuk segera diselesaikan paling lambat Maret 2021,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini