“Youth Of May” Ep.5 : Lee Do Hyun dan Go Min Si Menyatakan Perasaan Mereka?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Drama Korea “Youth of May” sudah menayangkan 4 episode. KBS2 TV telah merilis potongan adegan emosional antara Lee Do Hyun dan Kim Myung Hee dari episode mendatang.

“Youth of May” adalah drama romansa tentang pertemuan penting antara mahasiswa kedokteran Hwang Hee Tae (Lee Do Hyun) dan perawat Kim Myung Hee (Go Min Si). Keduanya kemudian jatuh cinta pada Mei 1980, periode waktu yang secara historis signifikan di Korea Selatan.

Di episode sebelumnya, Kim Myung Hee semakin dekat dengan Hwang Hee Tae setelah merangkul trauma masa lalunya. Akan tetapi, Kim Myung Hee membuat pemirsa penasaran ketika dia memintanya untuk bertunangan dengan temannya Lee Soo Ryun (Geum Sae Rok).

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KBS 드라마 (@kbsdrama)

Di tengah pergantian peristiwa ini, potongan gambar yang baru dirilis menunjukkan Hwang Hee Tae dan Kim Myung Hee dalam momen emosional di ambang pertengkaran. Hwang Hee Tae yang biasanya cerah dan ceria sekarang memancarkan aura dingin di depan Kim Myung Hee.

Kim Myung Hee juga terlihat menatap Hwang Hee Tae. Meski wajahnya kosong dan sulit dibaca, sedikit air mata di matanya menarik simpati. Pemirsa menunggu dengan penuh semangat untuk mencari tahu alasan di balik hubungan mereka yang berubah-ubah.

Produser drama berkomentar, “Hwang Hee Tae dan Kim Myung Hee akan mencurahkan perasaan mereka untuk pertama kalinya. Nantikan romansa antara dua orang yang menghadapi takdir yang selama ini mereka hindari. ”

Episode selanjutnya dari “Youth of May” mengudara pada Senin 17 Mei 2021 pukul 21:30 KST atau 19:30.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini