Waspada! Gunakan HP Dengan Kecerahan Maksimal, Mata Wanita ini Rusak

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Seorang wanita Taiwan berusia 25 tahun menderita 500 lubang di matanya setelah menggunakan smartphone dengan kecerahan maksimum selama 2 tahun. Sekretaris yang diidentifikasi dengan nama keluarganya Chen ini, mengklaim bahwa para doktor menemukan kerusakan p‌e‌rm‌an‌ent di bola matanya menurut The Sun.

Setelah mengalami beberapa ketidaknyamanan di matanya termasuk penglihatan kabur dan mata merah, Chen mencari pertolongan medis setelah empat bulan mencoba menggunakan obat tetes mata dan air mata buatan. Dokter diduga menemukan kerusakan p‌erm‌a‌nent dan 500 lubang di salah satu kornea matanya, seperti dikatakan oleh Mirror.

Chen alami kerusakan mata karena cahaya smartphone( sumber foto: AppleDaily)

Chen diberikan pengobatan steroid dan dilaporkan menunjukkan peningkatan setelah tiga hari. Dengan ponselnya pada kecerahan maksimum, perangkat tersebut telah memancarkan cahaya 625 Lumens, yang lebih besar dua kali lipat tingkat dari yang disarankan yakni 300 Lumens.

Hong Qiting, dokter yang merawat Chen menggambarkan penggunaan telepon seperti itu memiliki efek yang sama dengan matanya “dipanggang dalam microwave.” So guys, jaga kesehatan matamu ya! (Tisa)

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini