Waduh! Kanye West Diminta Cabut dari Coachella, Ribuan Petisi Ditanda Tangani

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Rapper sensasional, Kanye West kembali jadi sorotan. Mantan suami Kim Kardashian itu diminta untuk hengkang dari line up festival musik dunia, Coachella.

Dilansir NME, Rabu 23 Maret 2022, West diserbu netizen dan dipaksa mengundurkan diri untuk tampil di acara tersebut. Bahkan beredar petisi yang dibuat netizen sejak 17 Maret lalu untuk mencoret Kanye West.

“Kami telah menyaksikan Kanye melecehkan, memanipulasi, dan menyakiti Kim, Pete (Davidson), dan lainnya selama lebih dari setahun. Dan baru-baru ini, dia telah mengancam dan menyakiti orang lain secara fisik,” kata penggegas petisi.

Tak hanya itu, pembuat petisi itu juga merasa West tidak pantas berada di acara itu. Ia pun meminta agar Coachella bisa mempertimbangkan hal itu.

“Ini konyol bahwa dia diizinkan melakukan ini dengan bebas. Coachella seharusnya malu memberikan panggung pada orang sepertinya,” ucapnya.

Sebelumnya, Kanye West juga didepak untuk tampil di Grammy Award buntut dari ulahnya di sosial media. Belakangan, West kerap membuat onar, mulai dari mengusik Billie Eilish, Pete Davidson dan Kim Kardashian.

Kini, warganet berharap pihak Coachella bisa melakukan tindakan serupa seperti ajang penghargaan, Grammy Award.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini