Ini Tujuh Rekomendasi Kosmetik Vegan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Saat ini banyak wanita tidak hanya sekadar mencari kosmetik dengan kualitas baik, namun sudah mulai banyak yang mencari komestik berbahan dasar alami dari tumbuhan.

Vegan kosmetik adalah salah satu produk dengan bahan dasar alami. Kosmetik ini berbahan dasar tumbuh-tumbuhan.

Dilansir dari whowhatwear.com, kosmetik itu sudah banyak dipasarkan terutama skincare vegan. Terbanyak melalui toko online atau e-commerce lainnya.

Soal harga jangan khawatir, karena masih ramah untuk kantong kamu. Ini beberapa tujuh merek yang bisa menjadi referensi kamu jika ingin memiliki kosmetik vegetarian;

1. Youth to the People
Produk ini sudah sangat populer di kalangan pecinta kosmetik sejak pertama kali diluncurkan. Bahan dasarnya nabati dan dipercaya mengandung antioksidan yang kuat. Sementara formula padat nutrisi nabati berguna untuk mencerahkan dan membuat kulit awet muda.

2. Pai
Produk dari Inggris sudah terdaftar di The Vegan Society, yang merupakan organisasi pemberi sertifikasi vegan sejak 1944.

Untuk mengetahui lebih lanjut soal Pai, kamu bisa mengakses https://www.paiskincare.us/.

3. Herbivore Botanicals
Produk vegetarian ini fokus pada serum kecantikan serta bedak lulur serta dijamin aman karena tidak menggunakan bahan-bahan dari alam, bukan kimia.

4. Shani Darden
Shani Darden adalah kosmetik vegetarian yang sering digunakan selebriti dunia seperti Rosie Huntington-Whiteley, Jessica Alba, dan Kelly Rowland. Mereka bahkan bisa disebut pengguna setia produk tersebut.

5. Skyn Iceland
Ini adalah kosmetik dari Islandia yang diklaim menggunakan bahan-bahan alami yang sangat baik untuk mengatasi stres pada kulit.

6. Derma E
Teruji secara klinis untuk keamanan dan kemanjuran, produk ini hanya menggunakan bahan nabati dalam formulanya.

7. Biossance
Biossance menggunakan bahan dasar dari tebu untuk produk squalenenya. Sedangkan merek lain umumnya menggunakan bagian tubuh ikan hiu.

Bagaimana? Kamu tertarik untuk mencobanya?

Reporter: Budiyani Rahmawati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini