Terungkap! Inilah Alasan Marvel Ubah Nama Villain di ‘Doctor Strange 2’

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Dalam trailer baru dari ‘Doctor Strange 2: In the Multiverse of Madness’ ternyata memperlihatkan lebih banyak footage baru. Salah satunya adalah villain yang menampilkan sesosok monster yang dihadapi Doctor Strange.

Melansir dari Comicbook, monster bermata satu itu sangat mirip dengan musuh bebuyutan Doctor Strange dalam komik. Monster itu bernamakan Shuma-Gorath.

Namun baru-baru ini terungkap, Marvel mengubah nama villain tersebut menjadi Gargantos.

Tampaknya nama tersebut membuat Disney dan Marvel Studios tak memiliki hak atas nama Shuma-Gorath. Karena nama tersebut sudah menjadi hak milik oleh Heroic Signatures.

Disney dan Marvel juga terlihat tak ingin berurusan dengan lisensi dan melakukan negosiasi panjang dan akhirnya mengganti nama Shuma-Gorath menjadi Gargantos.

Sementara itu, film ‘Doctor Strange In the Multiverse of Madness’ akan segera tayang di bioskop kesayangan kalian pada 6 Mei 2022. Film ini disutradarai Sam Raimi yang pernah sukses bersama Spider-Man era Tobey Maguire.

Tonton video trailernya di bawah ini!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini