Soal dan Jawaban Materi Sagu sebagai Makanan Pokok 4-6 SD di TVRI 7 Oktober 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program Belajar dari Rumah TVRI hingga kini masih terus berlanjut di masa new normal corona (covid-19).

Berikut soal dan kunci jawaban materi ‘Sagu sebagai Makanan Pokok’ di TVRI untuk kelas 4-6 SD pada Rabu, 7 Oktober 2020, dilansir dari Kemdikbud :

1. Ceritakan kepada orang tua atau anggota keluargamu yang lain tentang pembuatan sagu!
Berikut cara pembuatan tepung sagu:
– Pohon sagu ditebang dan dikupas kulitnya kemudian dipotong dan dibawa ke pinggir sungai untuk proses penarikan
– Batang sagu yang akan diolah menjadi tepung sagu dihancurkan dengan pangkur atau mesin seperti pemarut kelapa
– Serbuk kayu diletakkan di pelepah sagu kemudian diberi air dan diremas-remas
– Pelepah disaring menggunakan kain
– Proses ini dilakukan berulang-ulang untuk mendapatkan pati sagu
– Kemudian pati sagu dikemas dalam karung dengan nama tumang

2. Sagu merupakan makanan pokok bagi masyarakat Maluku dan Papua. Apa saja manfaat sagu bagi tubuh?

– Melindungi dan melancarkan sistem pencernaan dan mengobati asal lambung
– Sumber energi bagi tubuh dan menambah stamina
– Membantu tulang dan sendi lebih sehat
– Membantu menjaga suhu tubuh agar tetap dingin
– Mengatasi darah tinggi
– Mengandung antioksidan
– Mengurangi risiko penyakit jantung
– Meningkatkan kepadatan tulang
– Baik untuk otot
– Menaikkan berat badan untuk penderita malnutrisi

3. Lakukan kegiatan memasak yang kamu pilih dengan langkah-langkah yang kamu tuliskan. Kemudian, buatlah laporannya

Contoh Membuat Bubur Sagu Ambon
Bahan:
– 250 gr sagu Ambon
– 150 gr ubi merah (potong kotak-kotak)
– 150 gr gula merah
– 50 gr gula pasir
– 4 lembar daun pandan

Pelengkap:
– ½ butir kelapa parut
– 1 gelas air
– Garam

Alat:
– Panci
– Kompor
– Spatula
– Baskom
– Saringan santan
– Mangkok
– Sendok
– Pisau
– Talenan

Cara Membuat:
– Rendam sagu dalam air sampai hancur lalu tiriskan
– Masak gula merah dengan 250 ml air dan 2 lembar daun pandan hingga agak mengental
– Masak ubi dengan 1.100ml air dan 2 lembar daun pandan hingga empuk
– Masukkan sagu yang telah direndam, tambahkan gula merah dan gula pasir
– Masak hingga meletup-letup sambil terus diaduk
– Peras kelapa parut dan masak santan
– Beri sedikit garam pada santan
– Bubur siap dihidangkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini