Soal dan Jawaban Materi Perpustakaan Sebagai Sumber Ilmu 1-3 SD di TVRI 16 November 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program Belajar dari Rumah TVRI hingga kini masih terus berlanjut di masa new normal corona (covid-19).

Berikut soal dan kunci jawaban materi ‘Perpustakaan Sebagai Sumber Ilmu’ di TVRI untuk kelas 1-3 SD pada Senin, 16 November 2020, dilansir dari Kemdikbud :

1. Mengapa kita harus banyak membaca?
– Membaca dapat menambah pengetahuan
– Meningkatkan daya ingat
– Menstimulasi kemampuan otak
– Melatih konsentrasi
– Melatih kemampuan menulis
– Memperkuat kemampuan analitis
– Mengurangi stress
– Memberikan ketenangan
– Hiburan gratis
– Menambah kosakata

2. Apa fungsi tanaman kantong semar?
– Sebagai tanaman obat: apabila kelopaknya belum terbuka, maka air yang ada di dalam kantong semar dapat mengobati sakit mata, obat batuk.
– Kantong semar spesies Nepenthes Gymnamphora dapat digunakan sebagai indikator iklim suatu daerah tertentu. Karena jika kantong semar ini dapat ditumbuhkan di suatu daerah tertentu, maka daerah itu dipastikan memiliki tingkat curah hujan yang tinggi, tanah dengan unsur hara yang rendah, da kelembaban udara melebihi 75 %
– Air rebusan dari cairan dan akar tanaman kantong semar digunakan sebagai obat sakit perut, luka bakar dan iritasi mata
– Batang tanaman yang telah dikeringkan dari jenis Nepenthes ampullaria dapat digunakan sebagai pengganti tali jerat
– Pada beberapa negara seperti filipina, kantong tanaman ini dapat digunakan sebagai pembungkus Ketika menanak nasi atau pengganti daun pisang pada pengemasan makanan tradisional.

3. Apa saja informasi yang kamu dapat jika mengunjungi Kebun Raya Purwodadi?
– Infomasi seputar keanekaragaman tumbuhan
– Manfaat yang diberikan tumbuhan pada kehidupan dan kesejahteraan manusia
– Ancaman kepunahan yang tengah dihadapi tumbuh-tumbuhan
– Serta kebutuhan untuk melestarikan dan menyelamatkannya dari ancaman kepunahan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini