Inggris Tak Lolos Fase Grup, Begini Tanggapan Southgate

Baca Juga

MATA INDONESIA, LEUVEN – Inggris gagal lolos fase grup UEFA Nations League 2020. Pelatih Gareth Southgate tetap memuji penampilan anak asuhnya.

Berlaga di Stadion Den Dreef, Senin 16 November 2020 dini hari WIB, Inggris dikalahkan Belgia dengan skor 0-2. Dua gol Belgia dicetak Youri Tielemens dan Dries Mertens.

Kekalahan ini menempatkan Inggris di posisi tiga Grup A2 dengan poin tujuh. Belgia di posisi puncak dengan poin 12, tapi masih bisa tergusur andai di laga terakhir kalah dari Denmark. Hanya satu tim yang lolos dari fase grup.

Di laga ini, Southgate menurunkan lima pemain bertahan, yakni Kyle Walker, Eric Dier, Tyron Mings, Kieran Trippier, dan Ben Chilwell. Tak ada nama Raheem Sterling, Harry Maguire, dan Marcus Rashford.

“Kami tak suka kalah, tapi kredit layak diberikan pada tim. Selama laga, mereka menciptakan masalah bagi lawan dan bertahan dengan baik. Saya pikir kami tampil bagus. Saya memuji para pemain,” ujar Southgate, dikutip dari BBC, Senin 16 November 2020.

“Kami menurunkan tipe pemain yang berbeda, tapi di posisi tersebut, saya pikir Jack Grealish tampil luar biasa. Kami kehilangan Sterling dan Rashford, artinya kehilangan kecepatan, tapi saya tak bisa menyalahkan lini depan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Rekonstruksi Berkualitas untuk Mendukung Ketahanan Wilayah Pascabencana Sumatra

Oleh : Ricky Rinaldi *)Komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumatra menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat sekaligusmemperkuat ketahanan wilayah nasional. Penanganan pascabencana yang dilakukanpemerintah tidak lagi sebatas memperbaiki kerusakan fisik yang tampak di permukaan, melainkan diarahkan untuk membangun kembali kawasan yang lebih aman, tangguh, produktif, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan keselamatan masyarakat, pemulihan ekonomi lokal, dan keberlanjutan pembangunan sebagai prioritas utama dalammenghadapi kompleksitas tantangan kebencanaan nasional.Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir secaranyata, cepat, dan taktis di tengah masyarakat ketika terjadi bencana. Pemerintah bergerakcepat memastikan pemulihan rumah warga, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hinggaakses transportasi utama dapat segera dilakukan agar masyarakat tidak terlalu lama beradadalam kondisi kerentanan pascabencana. Presiden juga menekankan pentingnya akselerasipembangunan hunian tetap dan infrastruktur dasar agar roda kehidupan sosial masyarakatdapat kembali berjalan normal dan aman. Langkah cepat yang terintegrasi ini memperolehapresiasi luas karena menunjukkan keberpihakan negara yang konkret terhadap kebutuhanrakyat di tengah situasi sulit.Keseriusan pemerintah ini kini diperkuat oleh langkah nyata yang sangat signifikan di tingkatregulasi dan pendanaan. Pemerintah bersama DPR RI telah menyetujui anggaran rehabilitasidan rekonstruksi pascabencana di Sumatra dengan nilai fantastis mencapai Rp100 triliun. Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskanbahwa induk penganggaran tersebut telah sesuai dengan rencana induk (masterplan) yang disetujui oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini