Selamat Ultah ke-29! Ini 5 Pencapaian Terbesar Adipati Dolken di Dunia Hiburan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Selamat ulang tahun ke-29, Adipati Dolken! Yup, gak terasa ya gaes aktor blasteran berwajah tampan satu ini sudah berumur makin matang.

Nah, di usianya yang nyaris menginjak 30, Adipati sudah meraih puncak kesuksesan dalam hal karier. Popularitas kian meroket, pundi-pundi terus mengalir, dan beragam penghargaan sudah ia kantongi.

Bicara soal prestasi dan penghargaan, ada sejumlah pencapaian gemilang di dunia hiburan yang sudah diraih Adipati Dolken sepanjang kariernya. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

1. Pemenang Piala Citra

Tahun 2013 sepertinya menjadi tahun puncak prestasi Adipati. Di tahun ini, aktor muda yang berasal dari Bandung ini dinominasikan dalam ajang penghargaan bergengsi, Festival Film Indonesia 2013. Berkat kepiawaiannya dalam berakting, Adipati berhasil menyabet Piala Citra untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik melalui film Sang Kiai.

2. Nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik

Setelah berhasil memenangkan Piala Citra, Adipati kembali dinominasikan dalam ajang Indonesia Box Office Movie Award tahun 2016 melalui film 3 Dara. Sayangnya, kali ini Adipati belum berhasil mengalahkan nominator yang lainnya. Adipati harus puas sebagai nominator dan tidak membawa pulang piala kemenangan.

3. Nominasi Akting Singkat Paling Memukau

Nama Adipati Dolken kembali dinominasikan. Dalam ajang penghargaan Piala Maya 2016, film Koala Kumal berhasil membawa Adipati Dolken masuk ke dalam nominasi untuk kategori Akting Singkat Paling Memukau. Lagi-lagi Adipati harus puas sebagai nominator saja karena tidak berhasil membawa pulang piala kemenangan.

4. Nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik

Pada tahun 2017, Adipati Dolken kembali masuk ke dalam nominasi ajang penghargaan bergengsi, Festival Film Indonesia. Aktor tampan ini dinominasikan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik melalui film berjudul Posesif (2017). Namun kepiawaiannya berakting belum mampu membawa pulang piala untuk kategori ini.

5. Actor of The Year: Indonesian Choice Awards 2018

Di tahun 2018, Adipati Dolken kembali meraih penghargaan. Ia terpilih sebagai Actor of The Year dalam ajang Indonesian Choice Awards.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini