Rekomendasi 5 Film Tentang Perang Vietnam yang Layak Ditonton

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Perang Vietnam yang berlangsung dari 1955—1975 sukses membuat pasukan Amerika Serikat (AS) kalah total. Meski Perang Vietnam jadi riwayat yang buruk, namun industri film Amerika tetap mengangkat kisahnya untuk menarik minat penonton.

Dan memang terbukti, banyak pihak yang cukup meminati film bergenre perang. Berikut daftar film tentang perang Vietnam yang bisa ditonton di waktu senggang,

1. Platoon (1986)

Platoon merupakan film lawas rilisan tahun 1986, yang mengisahkan mengenai seorang prajurit muda yang bernama Chris Taylor yang memutuskan untuk keluar dari kuliahnya dan menjadi relawan dalam Perang Vietnam. Ketika berada di medan perang ia menyadari adanya perpecahan dalam kubunya sendiri, disamping menghadapi Tentara Vietnam Utara yang terkenal gesit.

Film ini dirilis pada 10 Desember 1986, serta mampu meraih berbagai penghargaan dalam ajang Academy Awards tahun 1987. Selain itu film yang dibintangi oleh Charlie Sheen ini juga menjadi salah satu film Perang Vietnam terbaik dengan rating tinggi.

2. Hamburger Hill (1987)

Buat kamu penggemar film hitam putih, film Hamburger Hill bisa menjadi salah satu rekomendasi. Film ini mengambil setting saat terjadinya Perang Vietnam.

Hamburger Hill pun terasa lebih dramatis ketimbang film bertemakan serupa berkat sinematografi yang klasik. Dirilis di tahun 1987 silam, Hamburger Hill menceritakan tentang Perang Vietnam, perang dingin terpanjang antara Vietnam dan Amerika yang memakan banyak korban jiwa.

3. Heaven & Earth (1993)

Kebanyakan film bertemakan Vietnam mengambil sudut pandang dari orang kulit putih alias Amerika. Nah, kalau film Heaven & Earth justru menjadikan masyarakat Vietnam alias orang-orang Asia sebagai fokus utama ceritanya. Menarik? Pastinya.

Heaven & Earth merupakan sebuah film klasik yang mengisahkan tentang seorang wanita berkebangsaan Vietnam yang turun langsung ke medan perang dan berhadapan dengan mereka-mereka yang terlibat dalam perang dingin berkepanjangan tersebut.

Secara garis besar, Heaven & Earth mengusung tema yang tak bisa dipisahkan dari unsur feminisme. Buat kamu yang suka dengan penggambaran wanita yang kuat, Heaven & Earth adalah tontonan yang pas.

4. Tunnel Rats (2008)

Tunnel Rats atau yang juga disebut 1968 Tunnel Rats berkisah mengenai prajurit spesial AS yang ditugaskan untuk menumpas Tentara Viet Cong yang menggunakan terowongan sempit. Karena dari terowongan tersebut para tentara Viet Cong dapat melakukan serangan kejutan kepada tentara AS.

Tayangan ini perdana dirilis pada 13 November 2008 di Jerman dan tayang di AS pada Maret 2009. Serta mampu masuk dalam beberapa festival film di beberapa negara.

5. Danger Close: The Battle of Long Tan (2019)

Terakhir ada film terbaru berjudul Danger Close: The Battle of Long Tan yang bersetting tahun 1966, di mana sejumlah 108 tentara Australia dan Selandia Baru ditugaskan dalam Perang Vietnam.

Namun semua prajurit tersebut masih muda dan belum memiliki banyak pengalaman dalam medan perang. Maka mereka harus menghadapi gempuran lebih dari 2500 tentara Viet Cong dan Vietnam Utara.

Danger Close: The Battle of Long Tan tayang pada tanggal 8 Agustus 2019 dan tayang perdana di Sydney Film Festival pada tanggal 15 Juni 2019.

Silakan dipilih ya, gaes!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kebijakan DHE SDA Perkuat Fondasi Ekonomi Rakyat dan Stabilitas Keuangan

Oleh: Dhita Karuniawati )*Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan baru terkait Devisa Hasil Ekspor SumberDaya Alam (DHE SDA) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu langkahstrategis yang ditempuh pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasionalmelalui peningkatan retensi devisa di dalam negeri. Langkah tersebut tidak hanyabertujuan menjaga stabilitas sektor keuangan, tetapi juga memastikan bahwa manfaatdari kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.Di tengah kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian, ketegangangeopolitik, serta fluktuasi pasar keuangan internasional, kemampuan suatu negara dalam menjaga cadangan devisa menjadi faktor penting untuk mempertahankanstabilitas ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus berupayamemperkuat ketahanan ekonomi nasional agar tidak mudah terpengaruh oleh guncangan eksternal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kebijakanpengelolaan DHE SDA yang lebih optimal. Selama ini, sebagian besar devisa hasil ekspor sumber daya alam masih banyaktersimpan di luar negeri sehingga manfaatnya bagi perekonomian domestik belummaksimal. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditasterbesar di dunia, mulai dari batu bara, minyak sawit, nikel, tembaga, hingga berbagaiproduk mineral lainnya. Potensi devisa yang dihasilkan sektor tersebut sangat besardan dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi nasional apabila dikelola secara tepat.Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026, pemerintah mewajibkan eksportirsektor sumber daya alam untuk menempatkan devisa hasil ekspornya di dalam negeri. Kebijakan tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang untukmemperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan likuiditas valuta asing, dan memperluas ruang pembiayaan pembangunan nasional.Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintahmewajibkan eksportir sumber daya alam untuk merepatriasi devisa hasil ekspornya kedalam negeri dengan tingkat kepatuhan penuh. Menurutnya, kebijakan tersebutdirancang untuk meningkatkan ketersediaan valuta asing di pasar domestik, menjagastabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat pembiayaan pembangunan nasional. Dalam ketentuan baru tersebut, eksportir sektor nonmigas diwajibkan menempatkan100 persen DHE...
- Advertisement -

Baca berita yang ini