Sampai Datangi Psikolog, Keisya Levronka Ungkap Penyebab Selalu Gagal Nyanyikan Lagu Sendiri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Keisya Levronka selalu menuai banyak hujatan karena diniliai selalu gagal setiap menyanyikan lagunya sendiri.

Keisya Levronka memang selalu gagal mencapai nada tinggi dalam lagunya yang bertajuk ‘Tak Ingin Usai’.

Ia pun lantas mengungkapkan penyebab mengapa dirinya selalu gagal menyanyikan lagunya sendiri saat menjadi bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo.

“Aku tiap GR (gladi resik) selalu ngerekam, mau dua kali, tiga kali check sound aku aman, tapi ketika live beda,” ucapnya.

“Setelah fals itu aku ambil les vocal, dan aman tiap latihan nadanya dinaikin setengah, dinaikin satu,dinaikin lagi, itu aman,” sambungnya.

Ia mengaku, bahwa dirinya mampu menyanyikan lagunya jika audiens yang ada dihadapannya masih berjumlah sedikit.

“Kalau radio-radio on air itu aman karena audiens-nya kecil, nah ketika aku ketemu orang banyak aku udah bener-bener gemeter. Aku dari luar keliatan fine aja, tapi di dalem aku bener-bener deg-deg-deg,” jelasnya.

Merasa bingung, penyanyi jebolan Indonesian Idol itu pun mengaku akhirnya mendatangi psikolog untuk memeriksakan kondisinya, dan ia pun didiagnosa mengalami trauma.

“Terus pertama kalinya aku ke psikolog kemarin. Ke psikolog bukan hal yang salah kan, aku cuma ngecek ini ada apa sih kenapa sama aku. Dan ternyata itu jatuhnya trauma,” tuturnya.

“Karena baru tiap ketemu orang kan, tapi tiap nyanyi yang ketika orangnya dikit aku nggak apa-apa aku masih aman masih tenang. Sedangkan nyanyi kan yang dibutuhkan ketenangan,” ucapnya.

“Ketika aku bertemu orang banyak, karena aku selalu bacain asumsi-asumi dan komen-komen mereka, jadinya kayak kebawa ke alam bawah sadar gitu,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kemajuan Papua berada di Tangan Generasi Muda Asli Papua

Di tengah berbagai upaya pemerintah dan berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan di Papua, satu hal yang sangat penting dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini