Resmi Rilis! Nih Spesifikasi dan Harga Xiaomi Mi 10 Pro dan Xiaomi Mi 10

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Akhirnya Xiaomi meluncurkan ponsel flagship baru ini. Xiaomi Mi 10 Pro dan Xiaomi Mi 10 yang sudah dinantikan sejak awal 2020.

Melansir GSM Arena, Xiaomi Mi 10 dan Xiaomi Mi 10 Pro ini hadir dengan spesifikasi yang sangat tinggi dan fitur-fitur baru.

Paling mencolok adalah pemakaian chipset Qualcomm Snapdragon 865, chipset paling kuat untuk ponsel Android saat ini.

Performa ponsel flagship Xiaomi makin terdongkrak dengan pemakaian RAM LPDDR5 dengan memori internal berformat UFS 3.0 yang responsif.

Storage UFS 3.0 sendiri diklaim punya kecepatan 2x lipat dibandingkan UFS 2.1. Sedangkan RAM LPDDR5 dapat bekerja di frekuensi yang lebih tinggi dari LPDDR4.

Camera Xiaomi Mi 10 Pro dan Xiaomi Mi 10 (istimewa)

Soal kamera juga jadi andalan Xiaomi Mi 10 Pro dan Xiaomi Mi 10. Keduanya memakai empat kamera utama di belakang. Ditambah kamera selfie 20 MP f/2.0.

Xiaomi Mi 10 Pro memakai kamera belakang berisi 108 MP f/1.7 + 8 Mp f/2.0 telephoto + 12 MP f/2.0 portrait 2x zoom + 20 MP f/2.2 ultrawide.

Sedangkan Xiaomi Mi 10 memakai kamera belakang berisi 108 MP f/1.7 + 13 MP ultrawide + 2 MP f/2.4 macro + 2 MP f/2.4 dept sensor.

Kedua ponsel flagship Xiaomi ini memakai layar Super AMOLED 6,67 inci beresolusi FullHD+ dengan refresh rate 90 Hz dan touch sensir 180 Hz.

Layar ini juga mendukung DCI-P3, HDR10+, kecerahan 500 nits, hingga perlindungan corning gorilla glass 5. Layar lengkung ini memiliki punch hole di kiri atas.

Soal baterai, Xiaomi Mi 10 Pro disematkan 4.500 mAh dengan fast charging 50 watt lewat USB type-C dan fast wireless charging 30 watt.

Sedangkan Xiaomi Mi 10 disematkan 4.780 mAh dengan fast charging USB type-C 30 watt dan fast wireless charging 30 watt. Keduanya mendukung reverse wireless charging 10 watt.

Soal konektivitas, ponsel flagship berbodu kaca ini mendukung SA dan NSA 5G juga Wifi 6. Juga bluetooth 5.1 dan dua slot nano SIM.

Bagaimana dengan harganya? Berikut harga Xiaomi Mi 10 Pro dan Xiaomi Mi 10 untuk pasar China.

Xiaomi Mi 10 Pro RAM 8 GB + 256 GB: 4.999 yuan China atau Rp 9,7 jutaan.
Xiaomi Mi 10 Pro RAM 12 GB + 256 GB: 5.499 yuan China atau Rp 10,7 jutaan.
Xiaomi Mi 10 Pro RAM 12 GB + 512 GB: 5.999 yuan China atau Rp 11,7 jutaan.

Xiaomi Mi 10 RAM 8 GB + 128 GB: 3.999 yuan China atau Rp 7,8 jutaan.
Xiaomi Mi 10 RAM 8 GB + 256 GB: 4.299 yuan China atau Rp 8,4 jutaan.
Xiaomi Mi 10 RAM 12 GB + 256 GB: 5.999 yuan China atau Rp 9,2 jutaan.

Itulah harga dan spesifikasi Xiaomi Mi 10 Pro dan Xiaomi Mi 10 di Cina. Belum ada informasi apakah ponsel flagship ini akan masuk ke Indonesia. Sabar-sabar aja dulu ya, nanti juga ada waktunya untuk beli, ya kan?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini